ATAPKOTA.COM, ACEH SINGKIL – PT Socfindo Kebun Lae Butar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program kemitraan dengan petani. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Best Management Practice (BMP) Kemitraan yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan alat panen serta Alat Pelindung Diri (APD) kepada Kelompok Tani “Socfindo Untuk Masyarakat”, yang dilaksanakan pada Kamis, 9 Juli 2026, di Aula Lapangan Tenis Kebun Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang baik sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan kelompok tani mitra.
Sejumlah pejabat manajemen PT Socfindo Kebun Lae Butar hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Teknik H. Novry Rhd, Asisten Kepala (Askep) Horas Sitorus, Kepala Tata Usaha (KTU) Bukhari Pohan, serta para asisten divisi Riyanto dan Ringga P. Sinulingga. Turut hadir Sekretaris Desa Lae Butar dan sejumlah insan pers yang menyaksikan jalannya kegiatan.
Sebagai bagian dari program kemitraan, PT Socfindo menyerahkan bantuan sarana kerja secara simbolis kepada pengurus Kelompok Tani “Socfindo Untuk Masyarakat”. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Askep Horas Sitorus mewakili manajemen perusahaan.
Bantuan yang diberikan meliputi peralatan penunjang panen berupa kereta sorong (angkong), egrek, dan galah panen (harvesting pole). Selain itu, perusahaan juga menyerahkan perlengkapan keselamatan kerja berupa sepatu pelindung (safety boots) dan helm keselamatan sebagai upaya mendorong penerapan standar K3 dalam aktivitas panen.
Program tersebut diharapkan dapat membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi potensi risiko kecelakaan kerja saat melakukan aktivitas di lapangan.
Perwakilan manajemen PT Socfindo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Program ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam membangun kemitraan yang saling mendukung dengan masyarakat. Kami berharap kelompok tani binaan memiliki kemampuan, pengetahuan, dan perlengkapan yang memadai sehingga produktivitas meningkat tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja,” ujar perwakilan manajemen PT Socfindo di sela kegiatan.
Menurut manajemen, pemberian bantuan tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana produksi, tetapi juga dibarengi dengan pembinaan mengenai praktik pengelolaan perkebunan yang baik agar hasil panen dapat lebih optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan kelompok tani. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib serta mendapat sambutan antusias dari para peserta.
Laporan : Dalian bancin-atapkota.

































