ATAPKOTA.COM, MEDAN — Tim gabungan membubarkan aksi tawuran yang terjadi di kawasan Jalan TM Pahlawan, Lorong Papan, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Selasa sore, 19 Mei 2026. Dalam operasi tersebut, aparat juga menemukan lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika serta mengamankan seorang pria yang hasil tes urinenya dinyatakan positif sabu.
Operasi penindakan dilakukan personel gabungan dari Polsek Belawan, Pomal Koarmada I Belawan, Koramil 09 Belawan, Kecamatan Medan Belawan, dan personel Samapta Polres Pelabuhan Belawan.
Sebelum bergerak ke lokasi, tim gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel bersama di Kantor Kecamatan Medan Belawan sekitar pukul 15.30 WIB menyusul adanya laporan masyarakat terkait aksi tawuran di kawasan tersebut.
Setibanya di lokasi, aparat mendapati para pelaku tawuran yang diduga berasal dari kelompok Lorong Papan dan Lorong Melati melarikan diri ke gang-gang sempit di sekitar permukiman warga. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Dalam proses penyisiran itu, petugas menemukan sebuah rumah yang diduga kerap digunakan sebagai lokasi penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Saat dilakukan pemeriksaan, rumah tersebut dalam keadaan kosong.
Meski tidak menemukan penghuni, aparat mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Barang bukti yang ditemukan di lokasi antara lain delapan alat hisap sabu atau bong, tiga plastik klip kosong, tujuh mancis, satu bungkus jarum suntik, serta tiga unit timbangan digital.
Tidak lama kemudian, petugas mengamankan seorang pria berinisial AFS (32), warga Medan Marelan yang berprofesi sebagai nelayan, setelah ditemukan berada di sekitar lokasi dengan gerak-gerik yang dinilai mencurigakan.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap pria tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AFS dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu.
Selanjutnya, pria tersebut dibawa dan diserahkan ke Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan guna menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan aparat tidak hanya fokus menangani aksi tawuran, tetapi juga menindak berbagai dugaan tindak pidana lain yang ditemukan selama operasi berlangsung.
“Kami memastikan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akan ditangani secara terukur dan profesional. Tawuran bukan hanya membahayakan masyarakat, tetapi juga kerap berkaitan dengan persoalan sosial lain, termasuk dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” ujar Ferry.
Ia menegaskan, Polda Sumatera Utara bersama jajaran akan terus memperkuat langkah preventif dan penegakan hukum guna menjaga situasi keamanan masyarakat tetap kondusif.
Ferry juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan maupun indikasi penyalahgunaan narkotika.
Hingga Selasa malam, situasi di lokasi dilaporkan telah kembali kondusif. Aparat kepolisian bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan dan koordinasi dengan perangkat lingkungan setempat guna mencegah terulangnya aksi serupa. (AP/red)

































