Di Hadapan Akademisi Inggris, Presiden Prabowo Paparkan Visi Besar Pendidikan Indonesia

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:42 WIB

40135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berbicara pada forum UK-Indonesia Education Roundtable bersama para perwakilan sejumlah universitas di Inggris, pada Selasa, 20 Januari 2026, di Lancaster House, London. Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto berbicara pada forum UK-Indonesia Education Roundtable bersama para perwakilan sejumlah universitas di Inggris, pada Selasa, 20 Januari 2026, di Lancaster House, London. Foto: BPMI Setpres

ATAPKOTA.COM, LONDON – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama keberhasilan suatu bangsa. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat berbicara dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable bersama para perwakilan sejumlah universitas terkemuka Inggris, pada Selasa, 20 Januari 2026, di Lancaster House, London.

“Saya yakin bahwa pendidikan adalah kunci keberhasilan suatu bangsa. Untuk menjadi bangsa yang sukses, kita harus memiliki pendidikan terbaik yang dapat dicapai. Itulah keyakinan saya,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menekankan bahwa abad ke-21 merupakan abad ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Kepala Negara, pendidikan menjadi instrumen paling penting dalam mengatasi kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial.

“Untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan setara, instrumen tercepat adalah pendidikan dan layanan kesehatan, dan keduanya saling terkait. Karena untuk mewujudkannya, kita membutuhkan sumber daya manusia terbaik,” katanya.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga memaparkan sejumlah kebijakan pendidikan nasional yang tengah dijalankan pemerintah. Salah satunya adalah pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sebagai upaya strategis untuk mengentaskan kemiskinan.

“Saya rasa ini adalah salah satu cara paling efektif untuk memutus apa yang oleh para ahli disebut sebagai lingkaran kemiskinan,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa hingga saat ini pemerintah telah membangun dan mengoperasikan sebanyak 166 sekolah berasrama. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan sekolah berasrama bagi peserta didik dengan prestasi akademik terbaik, serta sekolah terpadu bagi kelompok menengah.

“Mungkin mereka bukan yang berprestasi akademik terbaik, tetapi mereka juga tidak berasal dari keluarga yang sangat miskin. Inilah program yang saya rencanakan,” kata Presiden.

Selain pembangunan infrastruktur pendidikan, pemerintah juga tengah memperluas penerapan pengajaran digital jarak jauh ke seluruh sekolah di Indonesia. Menurut Presiden, pemanfaatan teknologi pendidikan tersebut merupakan langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Dengan cara ini, semua sekolah di daerah terpencil akan memiliki akses kepada guru-guru terbaik di berbagai mata pelajaran. Ini adalah cara kita untuk melompat maju, karena kami menyadari bahwa standar pendidikan kita masih tertinggal,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menutup pemaparannya dengan menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus membuka ruang kolaborasi internasional, termasuk dengan universitas-universitas unggulan Inggris, guna memperkuat kualitas pendidikan, riset, serta pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Berita Terkait

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia
Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5
Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026
Polisi Bongkar Gelanggang Diduga untuk Sabung Ayam di Simalungun, Pemilik Rumah Tak Ada
MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional
RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru