ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyambut baik pelaksanaan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026, program yang diusulkan TNI Angkatan Laut dan digagas melalui forum ASEAN Navy Chiefs’ Meeting (ANCM). Kegiatan internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Maret hingga 16 April 2026, dengan Kota Medan menjadi salah satu lokasi rangkaian kegiatan pada 5–8 April 2026.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi jajaran Markas Besar Angkatan Laut (Mabes AL) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Jumat, 23 Januari 2026, terkait rencana pelaksanaan APCS 2026 di wilayah Sumatera Utara.
Audiensi itu dihadiri Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Rasyid Al Hafiz, Pabandya Diplomasi Multilateral Ban V Straops dan Diplomasi Sopsal Haris Sandi Wibowo, serta Pabanda Data dan Informasi Multilateral Ban V Straops dan Diplomasi Sopsal Suwito Bagus Panuntun, bersama perwakilan Lantamal I Belawan.
Wali Kota Medan yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Sofyan, Kepala Satpol PP Kota Medan M. Yunus, serta Pelaksana Tugas Kepala Bagian Tata Pemerintahan Rasyid Ridho menilai APCS 2026 sebagai agenda internasional strategis yang membawa nama baik Indonesia, khususnya Kota Medan.
“Pemko Medan siap memberikan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan APCS 2026 dapat berjalan lancar serta meninggalkan kesan positif bagi para peserta dari berbagai negara,” ujar Rico Waas.
Selama berada di Medan, rangkaian kegiatan akan diawali dengan sandarnya KRI Bima Suci di Dermaga Kodaeral I Belawan, kemudian dilanjutkan dengan city parade di kawasan Lapangan Merdeka Medan.
“Kami mengharapkan Bapak Wali Kota Medan berkenan melepas city parade tersebut,” ujar Kolonel Rasyid Al Hafiz. Permintaan tersebut disambut baik dan disetujui oleh Wali Kota Medan.
Agenda lainnya meliputi courtesy call kepada Komandan Kodaeral I Belawan dan Gubernur Sumatera Utara, deck reception, sport activity, serta kunjungan budaya ke Istana Maimun dan Tjong A Fie Mansion, sebelum KRI Bima Suci melanjutkan pelayaran menuju Colombo, Sri Lanka.
Rico Waas menegaskan, Pemko Medan siap mendukung pelaksanaan kegiatan, khususnya pada agenda deck reception dan kunjungan budaya, melalui penyediaan kelompok seni, paket pertunjukan budaya, materi sejarah dan adat, serta sajian kuliner khas daerah sebagai bagian dari diplomasi budaya.
Ia berharap Kota Medan dapat menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menampilkan kekayaan budaya serta keramahtamahan daerah kepada peserta dan negara sahabat. (Mery/red)

































