ATAPKOTA.COM, TAPTENG – Potensi banjir susulan mendorong Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengevakuasi warga di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Langkah antisipatif itu dilakukan menyusul meningkatnya debit air dan kondisi cuaca yang belum stabil.
Evakuasi berlangsung pada Rabu malam (11/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Satu pleton personel Batalyon C Pelopor yang berstatus Bawah Kendali Operasi (BKO) Polres Tapanuli Tengah diterjunkan ke sejumlah titik rawan luapan air.
Dalam kondisi penerangan terbatas, personel melakukan patroli menyeluruh di kawasan permukiman. Mereka menyisir gang-gang sempit, membantu warga yang masih bertahan di rumah, serta mengevakuasi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak ke lokasi yang lebih aman.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menyatakan respons cepat menjadi prioritas dalam situasi kebencanaan, terutama untuk mencegah jatuhnya korban apabila banjir kembali meluas.
Menurut laporan di lapangan, proses evakuasi berlangsung tertib dan tanpa hambatan berarti. Hingga pemantauan terakhir, air yang sempat meluap dilaporkan berangsur surut. Meski demikian, aparat tetap melakukan patroli dan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.
Kepolisian juga memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah terdampak tetap kondusif selama proses evakuasi berlangsung.
Bagi warga Bonalumban, kehadiran aparat pada malam hari menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko sebelum kondisi memburuk. Langkah pencegahan tersebut dinilai penting, mengingat wilayah Tapanuli Tengah kerap terdampak banjir saat curah hujan tinggi. (AP/red)

































