Indeks Kota Toleran 2024: Kota Salatiga Puncaki Peringkat, Pematangsiantar Masuk 5 Besar

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 19:38 WIB

401,669 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

10 Kota Toleran di Indonesia berdasarkan SETARA Institute. Selasa, (27/05/2025).

10 Kota Toleran di Indonesia berdasarkan SETARA Institute. Selasa, (27/05/2025).

ATAPKOTA, JAKARTA – SETARA Institute telah merilis Laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2024, yang merupakan publikasi ke-8 sejak pertama kali dipublikasikan pada tahun 2015. IKT merupakan studi pengukuran kinerja kota dalam mengelola keberagaman, toleransi, dan inklusi sosial.

Hasil Penelitian SETARA Institute, Kota Salatiga menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan skor toleransi tertinggi pada IKT 2024 dengan skor 6,544; Kota Pematangsiantar naik dari peringkat 11 pada IKT 2023 menjadi peringkat 5 pada IKT 2024 dengan skor 6,115; 10 kota dengan skor toleransi terendah pada IKT 2024 masih didominasi oleh kota-kota yang sama dengan IKT 2023, namun terdapat beberapa kota pendatang baru pada zona ini.

Metodologi yang digunakan untuk IKT mengombinasikan paradigma hak konstitusional warga sesuai jaminan konstitusi dan hak asasi manusia sesuai standar hukum HAM internasional dan tata kelola pemerintahan yang inklusif.

Studi IKT menetapkan 4 variabel dengan 8 indikator sebagai alat ukur, yaitu regulasi pemerintah kota, regulasi sosial, tindakan pemerintah, dan demografi sosio-keagamaan.

Berdasarkan siaran pers SETARA Institute, Selasa, (27/05), IKT 2024 menunjukkan bahwa kota-kota di Indonesia memiliki dinamika dalam mengelola keberagaman dan toleransi.

Kota Salatiga dan Pematang Siantar menunjukkan kinerja yang baik dalam memajukan toleransi dan inklusi sosial. Perlu adanya inovasi dan terobosan pemajuan toleransi di kota-kota yang masih memiliki skor toleransi rendah.(And)/PR

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi
Posyandu Tak Lagi Hanya Layani Kesehatan Ibu dan Anak, Ini Transformasi yang Dibahas di Sumut
Bukan Pidato, Dua Puisi Alias Wello Justru Curi Perhatian di Rakernas III PJS
Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027, Tantangan Konsolidasi Nasional Menanti
16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru