ATAPKOTA.COM, TAPSEL – Upaya normalisasi Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendapat pengawalan personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara pada Senin, 16 Februari 2026. Selain memastikan pengerjaan sungai berjalan sesuai rencana, personel juga membantu pembangunan rumah salah satu warga terdampak di wilayah tersebut.
Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Desa Garoga dan Desa Aek Ngadol. Di Desa Garoga, personel melakukan pengawasan terhadap proses pendalaman dan pembersihan alur sungai menggunakan alat berat milik PT Wijaya Karya (WIKA). Sementara di Desa Aek Ngadol, personel membantu proses pembangunan kembali rumah milik Ikhsan Hasibuan, warga yang terdampak.
Pengawasan dipimpin oleh Komandan Kompi (Danki) 1 Penugasan Batalyon C, AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H. Ia mengatakan keterlibatan Brimob tidak hanya terbatas pada aspek pengamanan, tetapi juga pendampingan sosial kemasyarakatan.
“Kami memastikan proses normalisasi berjalan aman dan sesuai prosedur, sekaligus membantu warga yang sedang membangun kembali rumahnya agar dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Antanius.
Berdasarkan informasi di lapangan, normalisasi sungai dilakukan menggunakan dua unit ekskavator untuk mengurangi sedimentasi dan potensi luapan air saat curah hujan tinggi. Sementara pembangunan rumah Ikhsan Hasibuan masih dalam tahap pengerjaan dengan pendampingan empat personel Brimob.
Sejumlah warga menyatakan kehadiran aparat memberi rasa aman selama proses normalisasi berlangsung. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait target penyelesaian normalisasi maupun skema dukungan lanjutan bagi warga terdampak.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peran Brimob dalam mendukung pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat pascaterjadinya gangguan aliran sungai di kawasan tersebut. (*)

































