ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar, Daniel Hamonangan Siregar, Drs., menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi periode 2026–2027. Kegiatan tersebut digelar di Aula Gereja Katolik Paroki St. Joseph, Jalan Kain Batik, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, pada Kamis, 19 Februari 2026.
Daniel hadir mewakili Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, gereja, bangsa, dan negara,” ujar Daniel membacakan sambutan wali kota.
Ia menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dan kontrol sosial. Diskusi publik yang mengangkat tema “Satu Tahun Pemerintahan Wali Kota Pematangsiantar: Antara Janji dan Realisasi”, menurutnya, merupakan bentuk partisipasi aktif kalangan muda dalam proses demokrasi lokal.
Wali kota, melalui sambutan yang dibacakan Daniel, berharap kepengurusan baru dapat melahirkan gagasan segar, kritis, dan konstruktif bagi kemajuan Kota Pematangsiantar.
“Pemerintah kota memandang ruang dialog sebagai sarana membangun transparansi, evaluasi, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya generasi muda. Pembangunan tidak dapat berjalan sendiri tanpa kolaborasi seluruh elemen, termasuk organisasi kemahasiswaan,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen menjaga semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial guna mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Ketua Demisioner Presidium PMKRI Cabang Pematangsiantar, Maruli Tua Sihombing, menyebut pelantikan sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi.
“Momen ini menjadi tonggak keberlanjutan perjuangan melalui penguatan kaderisasi. Terima kasih kepada organisasi Cipayung yang telah membersamai gerakan sosial-religius nasional PMKRI,” ujarnya.
Maruli menambahkan, diskusi publik yang digelar bersamaan dengan pelantikan menjadi ruang refleksi atas satu tahun pemerintahan di Kota Pematangsiantar.
Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Pematangsiantar periode 2026–2027, Fransisco Mezgion Hutauruk, menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Pematangsiantar.
“Semoga ke depan sinergi dan kolaborasi yang kritis dapat terus dibangun,” katanya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur organisasi kemahasiswaan dan undangan lainnya. Hingga kegiatan berakhir, diskusi publik masih berlangsung dengan sejumlah tanggapan dari peserta terkait capaian dan tantangan pembangunan kota. (AP)

































