Janji Kerja ke Jerman, Dana Kursus Kerja ke Jerman Dipersoalkan, Legalitas LPK di Pematangsiantar Jadi Pertanyaan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 07:19 WIB

40303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plank LPK Nebo Jalan Melanton Siregar, Gang Cemara Ujung, Nomor 46 Pematangsiantar.

Plank LPK Nebo Jalan Melanton Siregar, Gang Cemara Ujung, Nomor 46 Pematangsiantar.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Seorang warga Kota Pematangsiantar, Peris Sitompul, menyampaikan keberatan atas pengembalian dana kursus bahasa Jerman yang tidak sepenuhnya diterimanya. Program tersebut ditawarkan oleh pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) bernama LPK Nebo yang beralamat di Jalan Melanton Siregar, Gang Cemara Ujung, Nomor 46, Pematangsiantar.

Kepada wartawan Atapkota, Peris menuturkan bahwa pada awal tahun 2025 anaknya, Obet Sitompul, mengikuti kursus bahasa Jerman dengan rencana persiapan kerja ke Jerman. Ia mengaku diminta membayar total Rp 38 juta, terdiri atas biaya kursus Rp 1 juta per bulan dan biaya keberangkatan Rp 30 juta.

Peris menyatakan telah menyerahkan Rp 8 juta pada Januari 2025 dan mentransfer Rp 20 juta pada 25 Mei 2025. Namun pada Agustus 2025, anaknya mengundurkan diri dari program tersebut karena alasan pribadi.

“Karena tidak lanjut, saya minta uang dikembalikan,” ujar Peris.

Menurut pengakuannya, pada Desember 2025 pihak pengelola mengembalikan Rp 10 juta. Adapun sisa Rp 10 juta, disebutkan telah diperhitungkan sebagai biaya operasional selama masa pelatihan.

Pada 19 Februari 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, wartawan Atapkota bersama Peris mendatangi kediaman pengelola LPK. Yang bersangkutan menyatakan bahwa mekanisme pengembalian dana telah sesuai dengan prosedur internal lembaganya.

“Ini bisnis saya. Itu prosedurnya,” ujarnya.

Terkait legalitas lembaga, pengelola menyebut izin operasional telah lengkap. Namun saat diminta menunjukkan dokumen pendukung di lokasi, ia menyampaikan bahwa dokumen tidak tersedia saat itu.

Wartawan kemudian meninjau alamat LPK sebagaimana tercantum. Di lokasi terlihat papan nama bertuliskan “LPK Nebo – Kerja dan Belajar di Jerman dan Eropa”. Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh dokumen resmi yang dapat diverifikasi secara langsung di tempat mengenai izin operasional lembaga tersebut. (Trikut Simatupang/red)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Wisuda IAIDU, 110 Sarjana Resmi Dilantik
Satgas MBG Simalungun Temukan Masalah Limbah hingga Fasilitas di Dapur SPPG Raya
Musrenbang Sumut 2027 Digelar, Samosir Fokus SDM, Pertanian, dan Pariwisata
Mendagri Serahkan Penghargaan ke Bupati Asahan di Musrenbang Sumut 2027
Bupati Simalungun Terima Penghargaan Kemendagri di Musrenbang Sumut 2027
Curas di Siantar Martoba Terungkap, Pelaku Ditangkap di Depan Suzuya Merdeka Mall
Kasus Narkoba Terungkap di Batu Bara, Polisi Amankan 21 Gram Sabu dari Warga
Wapres Tinjau Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Infrastruktur Hampir Rampung dan Siap Difungsikan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:13 WIB

Bupati Asahan Hadiri Wisuda IAIDU, 110 Sarjana Resmi Dilantik

Kamis, 23 April 2026 - 10:07 WIB

Satgas MBG Simalungun Temukan Masalah Limbah hingga Fasilitas di Dapur SPPG Raya

Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB

Musrenbang Sumut 2027 Digelar, Samosir Fokus SDM, Pertanian, dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 21:48 WIB

Mendagri Serahkan Penghargaan ke Bupati Asahan di Musrenbang Sumut 2027

Rabu, 22 April 2026 - 21:45 WIB

Bupati Simalungun Terima Penghargaan Kemendagri di Musrenbang Sumut 2027

Rabu, 22 April 2026 - 20:05 WIB

Kasus Narkoba Terungkap di Batu Bara, Polisi Amankan 21 Gram Sabu dari Warga

Rabu, 22 April 2026 - 20:02 WIB

Wapres Tinjau Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Infrastruktur Hampir Rampung dan Siap Difungsikan

Rabu, 22 April 2026 - 19:28 WIB

Tinjau RSUD Raja Ampat, Wapres Soroti Kekurangan Alat Kesehatan di Destinasi Wisata Dunia

Berita Terbaru