11 Kabupaten di Sumatera Masih Berstatus Atensi Khusus, Pemulihan Dipercepat

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:52 WIB

40131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Pemerintah menyatakan sebagian besar wilayah terdampak bencana di Sumatera mulai berangsur pulih pada Jumat (27/2/2026), meski sejumlah daerah masih memerlukan penanganan lanjutan. Dari total 52 kabupaten terdampak, 38 daerah dilaporkan telah kembali normal dan tiga kabupaten berstatus mendekati normal. Namun, 11 kabupaten di tiga provinsi masih masuk kategori atensi khusus.

Sebelas kabupaten tersebut meliputi Padang Pariaman dan Agam di Sumatera Barat; Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan di Sumatera Utara; serta Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya di Aceh. Pemerintah menilai daerah-daerah itu masih membutuhkan percepatan pemulihan pada sejumlah indikator krusial.

Indikator yang diprioritaskan mencakup pemulihan layanan publik, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan serta kesehatan, pembukaan akses darat, serta pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Selain itu, pemerintah menyoroti pentingnya pemulihan pasokan bahan bakar minyak dan operasional SPBU, distribusi air minum, jaringan internet, gas elpiji, sistem drainase, pengelolaan sampah, serta normalisasi sungai.

Pemerintah menyatakan akan mempercepat rehabilitasi di 11 kabupaten berstatus atensi khusus. Upaya tersebut meliputi pembersihan lumpur, pembukaan akses menuju daerah yang masih terisolasi, normalisasi sungai, serta pembersihan puing sisa banjir bandang dan longsor yang masih menumpuk di sejumlah titik.

Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah meminta seluruh unsur lintas sektor mempertahankan intensitas kerja personel di lapangan hingga seluruh indikator dasar kembali stabil.

Dalam pernyataannya, pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai institusi yang terlibat dalam proses pemulihan, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yang mempercepat perbaikan jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, serta jembatan penghubung guna memastikan distribusi logistik tetap berjalan. (Edo/red)

Berita Terkait

Pemkab Samosir dan Yayasan Bitra Perkuat Kelembagaan Pengelola PATS untuk Dukung Ketahanan Pangan
Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Asahan Pimpin Upacara Hari Pertama Masuk Sekolah
Hari Pertama Sekolah, Disdikbud Aceh Singkil Apresiasi Peran Ayah dalam Gerakan GAMAS
Terima Audiensi SAS Center, Rico Waas Dukung Medan Tuan Rumah Silaturahmi Anak Bangsa
Hari Pertama MPLS di Medan, Pemko Dorong Sekolah Ramah Anak dan Lingkungan Belajar Aman
Petani Wajib Terdaftar e-RDKK, Dinas Pertanian Simalungun Jelaskan Aturan Pupuk Bersubsidi 2025
Kapolda Sumut Lantik dan Sertijab 24 PJU serta Kapolres, Soroti Integritas dan Profesionalisme
Sekda Junaedi Buka Siantar Car Free Day, Bike to School dan Nobar Piala Dunia 2026 Meriahkan Lapangan Adam Malik

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:33 WIB

Kapolda Sumut Dukung Rakernas V MPK Indonesia di Tarutung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:14 WIB

Polres Batu Bara Ungkap Dugaan Peredaran Etomidate, Empat Tersangka Diamankan

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:55 WIB

Wali Kota Wesly Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS 2026, Tekankan Pentingnya Pendidikan Rohani Anak

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:50 WIB

Gowes 21 Kilometer Bersama Forkopimda, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Pantau Kondisi Kota

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:18 WIB

Di Hadapan Senator DPD RI, Pedagang Pasar Dwikora Desak Kepastian Pascakebakaran dan Evaluasi Tata Kelola Pasar

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:50 WIB

Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Dorong Peningkatan Layanan dan Percepatan Masa Tunggu

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:35 WIB

Pemerintah Klaim Terus Perkuat Kepercayaan Investor Lewat Deregulasi dan Hilirisasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:29 WIB

Pemprov Sumut Turun Tangan Bantu Korban Tusukan, Tagihan Rumah Sakit 147 Juta Berhasil Dikurangi

Berita Terbaru