Prabowo Targetkan Danantara Hasilkan 800 Triliun dari Pengelolaan Aset Negara

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:45 WIB

4078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara, pada Rabu, 11 Maret 2026.

ATAPKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kinerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara agar pengelolaan aset negara semakin produktif dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri tasyakuran peringatan satu tahun berdirinya Danantara yang berlangsung di Wisma Danantara pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Presiden mengapresiasi capaian awal lembaga tersebut, tetapi mengingatkan bahwa target jangka panjang yang harus dicapai masih cukup besar. Karena itu, ia meminta jajaran pimpinan Danantara terus meningkatkan kinerja dan memperkuat tata kelola investasi negara.

“Walaupun saya ucapkan terima kasih dan selamat atas prestasi saudara-saudara pada tahun pertama ini, saya ingatkan bahwa sasaran kita masih cukup jauh,” ujar Presiden.

Prabowo menjelaskan bahwa perusahaan yang dikelola secara profesional umumnya mampu menghasilkan tingkat pengembalian aset atau return on asset (ROA) minimal 10 persen. Namun untuk tahap awal operasional Danantara, ia menilai target realistis adalah pengembalian aset sekitar lima persen per tahun.

Menurut Presiden, jika target tersebut tercapai, Danantara berpotensi memberikan kontribusi sekitar 50 miliar dolar Amerika Serikat kepada negara setiap tahun.

“Kalau hanya lima persen return on asset, berarti Danantara harus mengembalikan sekitar 50 miliar dolar per tahun kepada negara. Itu setara kurang lebih Rp800 triliun,” kata Prabowo.

Meski menargetkan peningkatan kinerja, Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap hasil yang mulai terlihat pada tahun pertama operasional lembaga tersebut. Berdasarkan laporan yang diterimanya, tingkat pengembalian aset Danantara pada 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya mendapat laporan bahwa return on asset pada 2025 meningkat lebih dari 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini perkembangan yang cukup baik,” ujarnya.

Menurut Presiden, peningkatan tersebut menunjukkan pentingnya konsolidasi pengelolaan perusahaan-perusahaan milik negara di bawah manajemen yang terintegrasi. Ia menilai pengelolaan terpusat akan meningkatkan efisiensi serta kinerja investasi, terutama mengingat jumlah entitas usaha yang sangat besar.

“Manajemen yang baik membutuhkan satu kendali dan satu sistem pengelolaan. Kita tidak mungkin mengelola ratusan perusahaan tanpa koordinasi yang terintegrasi,” kata Presiden.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa jumlah entitas usaha yang berkaitan dengan pengelolaan kekayaan negara jauh lebih besar dari perkiraan awal.

“Ternyata bukan hanya 250 perusahaan. Setelah saya pelajari, jumlahnya bahkan lebih dari seribu perusahaan,” ujarnya.

Presiden menegaskan bahwa pembentukan Danantara merupakan langkah strategis Indonesia dalam mengelola kekayaan negara melalui lembaga investasi yang sebanding dengan sovereign wealth fund di berbagai negara.

“Kita bersyukur sekarang Indonesia memiliki lembaga yang bisa disejajarkan dengan sovereign wealth fund dunia. Bahkan, bisa jadi termasuk yang terbesar,” kata Presiden.

Ke depan, pemerintah berharap Danantara tidak hanya berfungsi sebagai pengelola aset negara, tetapi juga menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Edo/red)

Berita Terkait

Pengurus Mantan Pemain PSMS Resmi Dikukuhkan
Subadria Nuka Ingatkan Pelaku Ekonomi Kreatif Pahami Batas Hukum di Era Digital
Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Hadirkan Layanan Sosial Gratis untuk Ribuan Warga di CFD Medan
Hadiri Milad ke-109 Aisyiyah, Rico Waas Puji Kemandirian Organisasi Perempuan Muhammadiyah di Medan
Polda Sumut Sukses Amankan Final ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026, Ribuan Penonton Pulang Aman
Polda Sumut Sulap Car Free Day Jadi Pesta Rakyat HUT Bhayangkara ke-80, Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka
Dr. H. Asfifuddin Terpilih Aklamasi Pimpin KUPI 2026–2030, Siap Wujudkan Program Nyata untuk Masyarakat
Trail of The Kings UTMB 2026 Sukses Digelar, Sumut Tegaskan Danau Toba sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:43 WIB

Pengurus Mantan Pemain PSMS Resmi Dikukuhkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:49 WIB

Subadria Nuka Ingatkan Pelaku Ekonomi Kreatif Pahami Batas Hukum di Era Digital

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:37 WIB

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Hadirkan Layanan Sosial Gratis untuk Ribuan Warga di CFD Medan

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:39 WIB

Hadiri Milad ke-109 Aisyiyah, Rico Waas Puji Kemandirian Organisasi Perempuan Muhammadiyah di Medan

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:24 WIB

Polda Sumut Sukses Amankan Final ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026, Ribuan Penonton Pulang Aman

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:20 WIB

Dr. H. Asfifuddin Terpilih Aklamasi Pimpin KUPI 2026–2030, Siap Wujudkan Program Nyata untuk Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:09 WIB

Trail of The Kings UTMB 2026 Sukses Digelar, Sumut Tegaskan Danau Toba sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:35 WIB

Trail of The Kings UTMB 2026 Berakhir, Bupati Samosir Serahkan Hadiah kepada Para Juara dari 34 Negara

Berita Terbaru

Rico Waas mendorong kebangkitan sepak bola Medan saat pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS serta mendukung kompetisi antarklub kembali digelar.

MEDAN

Pengurus Mantan Pemain PSMS Resmi Dikukuhkan

Minggu, 14 Jun 2026 - 20:43 WIB