Kahiyang Ayu Dorong Kader PKK Olah Potensi Lokal Jadi Produk Bernilai Ekonomi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 21:00 WIB

40164 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu melakukan supervisi program PKK menjelang peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Sumut Tahun 2026, di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Kamis (9/4/2026).

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu melakukan supervisi program PKK menjelang peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Sumut Tahun 2026, di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Kamis (9/4/2026).

ATAPKOTA.COM, DELI SERDANG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara Kahiyang Ayu mendorong kader PKK di Kabupaten Deliserdang mengembangkan produk turunan berbasis potensi lokal untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan keluarga.

Hal itu disampaikan Kahiyang saat melakukan supervisi program PKK menjelang peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Sumut 2026 di Lubukpakam, Deliserdang, Kamis (9 April 2026). Ia menilai setiap desa memiliki potensi komoditas yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Menurut Kahiyang, komoditas lokal seperti ikan lele dan pisang dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, mulai dari makanan olahan hingga produk siap jual. Pengolahan tersebut, kata dia, berpotensi membuka peluang usaha baru bagi keluarga.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk, kemasan, serta legalitas usaha agar mampu bersaing di pasar. Standar tersebut dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas akses pemasaran.

Selain aspek ekonomi, Kahiyang menyoroti peran kader PKK dalam program Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR). Ia mendorong kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, khususnya tingkat SMP dan SMA.

Ia menegaskan, kader PKK memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan program pemberdayaan sekaligus membangun ketahanan keluarga di masyarakat.

Dalam bidang administrasi, Kahiyang mengajak kader memanfaatkan Sistem Informasi Pelaporan Data (SIPANDA) PKK Sumut untuk mendukung pendataan dan pelaporan kegiatan secara digital. Sistem ini diharapkan meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pemantauan kinerja organisasi.

Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan supervisi dapat menjadi dorongan bagi kader PKK untuk meningkatkan inovasi dalam program pemberdayaan keluarga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Deliserdang Jelita Asri Ludin Tambunan memaparkan capaian program PKK di daerahnya. Sepanjang 2025, PKK Deliserdang bersama perangkat daerah telah membina desa percontohan di 22 kecamatan yang mencakup 110 desa dan kelurahan.

Pembinaan dilakukan melalui supervisi, monitoring, dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program serta mempersiapkan lomba tingkat provinsi pada 2026. Beberapa capaian yang disampaikan antara lain keberhasilan Desa Sumberejo dalam tertib administrasi PKK dan Desa Bandar Khalipah dalam pelaksanaan program PAAR.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan daerah, termasuk unsur pemerintah daerah, organisasi perempuan, serta kader PKK dari berbagai wilayah di Deliserdang. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru