Irwansyah Daulay Laporkan Dugaan Pengeroyokan, Tiga Orang Diamankan Polisi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026 - 16:30 WIB

40234 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kota Pematangsiantar bernama Irwansyah Daulay (59), warga Lapangan Bola Bawah, Kecamatan Siantar Marihat,

Warga Kota Pematangsiantar bernama Irwansyah Daulay (59), warga Lapangan Bola Bawah, Kecamatan Siantar Marihat,

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Seorang warga Kota Pematangsiantar bernama Irwansyah Daulay (59), warga Lapangan Bola Bawah, Kecamatan Siantar Marihat, resmi melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan ke Polres Pematangsiantar.

Laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian dan teregister dengan nomor: STTLP/B/197/IV/2026/SPKT/Polres Pematangsiantar/Polda Sumatera Utara, tertanggal 12 April 2026.

Dalam laporan itu, peristiwa pengeroyokan diduga terjadi pada Sabtu malam, 11 April 2026, di kawasan Jalan Merpati, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, kejadian bermula saat pelapor bersama rekannya berada di sebuah warung tuak di kawasan tersebut. Sekitar pukul 19.30 WIB, pelapor memesan minuman, namun kemudian terjadi perselisihan dengan pemilik warung.

Situasi yang memanas membuat pelapor dan rekannya meninggalkan lokasi. Namun, saat berada di depan sebuah gereja di kawasan Simpang Pinggol, pelapor diduga diserang oleh sejumlah orang.

Dalam laporan disebutkan, pelapor mengalami pengeroyokan oleh beberapa terlapor yang masih dalam proses penyelidikan (dalam lidik). Para pelaku disebut menggunakan benda keras seperti batu dan kayu. Akibat kejadian itu, pelapor mengalami sejumlah luka, di antaranya pada bagian bibir, wajah, dan kepala.

Merasa keberatan atas peristiwa tersebut, pelapor kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pematangsiantar untuk membuat laporan resmi agar kasus tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Salah satu saksi, Hutapri (65), mengaku heran atas kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat itu mereka hanya datang untuk minum.

“Kami hanya datang untuk minum, lalu memesan tuak satu galon,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat sedang minum, korban sempat meminta agar bergantian bernyanyi sambil meminta mikrofon, namun tidak diberikan oleh pemilik warung.

Hal tersebut memicu perdebatan, sehingga mereka memutuskan meninggalkan lokasi. Namun, dalam perjalanan pulang, mereka diduga dikejar oleh orang tak dikenal.

“Kalau tidak salah, saat kami pulang naik sepeda motor lalu dikejar. Di situlah korban ditarik dan terjatuh, lalu dikeroyok hingga mengalami luka lebam pada bagian wajahnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Siantar Barat, Ipda Esron Pasaribu, saat dikonfirmasi awak media mengatakan pihaknya menerima laporan dari call center 110.

Ia menyebut petugas telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut untuk dimintai keterangan.

“Selanjutnya, ketiga orang tersebut telah diserahkan dari Polsek Siantar Barat ke Polres Pematangsiantar untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Kontributor : Larsen Simatupang  |  Editor : Tim Redaksi atapkota.com

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru