ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Momentum Dies Natalis ke-40 Universitas Asahan (UNA) menjadi penanda penguatan kapasitas akademik perguruan tinggi tersebut, yang dirangkaikan dengan pengukuhan Guru Besar di Aula Zulfirman Siregar UNA, Selasa (28 April 2026).
Dalam kegiatan tersebut, UNA secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd. sebagai Guru Besar. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan institusi pendidikan tinggi di Kabupaten Asahan.
Acara dihadiri Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang diwakili, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Yayasan Universitas Asahan, rektor beserta civitas akademika, dosen, dan tamu undangan lainnya.
Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Tantangan Pendidik di Era Gen Z”, Prof. Dr. Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd. menyoroti pentingnya adaptasi metode pembelajaran di tengah perubahan karakter generasi digital. Ia menekankan bahwa pendidik tidak hanya dituntut menguasai teknologi, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter.
Rektor Universitas Asahan, Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H., menyampaikan bahwa di usia ke-40, UNA telah mencatat sejumlah capaian, di antaranya pembukaan Program Studi Magister di Fakultas Ekonomi serta peningkatan jumlah dosen bersertifikat pendidik.
Ia juga menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Pengukuhan Guru Besar ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas akademik. Ke depan, kami akan terus meningkatkan sarana, prasarana, serta mendorong lahirnya Guru Besar baru,” ujar Mangaraja.
Ketua Yayasan Universitas Asahan, Drs. H. Mapilindo, M.Pd., menilai usia ke-40 merupakan fase penting dalam menentukan arah pengembangan institusi ke depan. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para dosen.
“Kami berharap Universitas Asahan terus berkembang, dan para dosen dapat mengikuti jejak yang telah dicapai hingga meraih jabatan Guru Besar,” ujarnya.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Dies Natalis ke-40 UNA sekaligus pengukuhan Guru Besar. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami mengucapkan selamat Dies Natalis ke-40 kepada Universitas Asahan. Kami berharap UNA terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” kata Rianto.
Ia juga memberikan apresiasi atas capaian akademik yang diraih Prof. Dr. Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd., serta berharap keberadaan Guru Besar dapat menjadi motor penggerak pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Asahan menyatakan membuka peluang kerja sama dengan UNA, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penelitian terapan, serta pengembangan potensi daerah.
Kegiatan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNA, dilanjutkan dengan doa, pembacaan Surat Keputusan Rektor Universitas Asahan Nomor 01/KPTS-UNA/Tahun 2026 tentang Pengukuhan Guru Besar, orasi ilmiah, serta rangkaian pidato dari pimpinan universitas dan pemerintah daerah. (AP/red)


































