ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny. Liswati Wesly Silalahi, menyerahkan bantuan peralatan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam kader Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur.
Penyerahan bantuan dari Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar tersebut berlangsung di Kantor Lurah Tomuan, Jalan Ercis, Kamis, 7 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Ny. Liswati mengatakan kehadirannya tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberi dukungan kepada pelaku UMKM agar terus mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Menurutnya, bantuan peralatan yang diberikan merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM perempuan.
“Bantuan ini merupakan bentuk investasi pemerintah kepada masyarakat agar pelaku UMKM semakin berkembang dan mampu bersaing,” ujar Ny. Liswati Wesly Silalahi.
Ia berharap pelaku UMKM binaan UP2K PKK di Kelurahan Tomuan dapat meningkatkan kualitas produk dan pendapatan keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan, S.Pd., M.H., mengatakan bantuan diberikan kepada pelaku UMKM yang dipersiapkan mengikuti lomba UP2K PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Menurut Herbet, Pemerintah Kota Pematangsiantar berkomitmen mendorong UMKM agar berkembang dan naik kelas melalui bantuan peralatan, pelatihan, hingga pendampingan usaha.
“Kami ingin UMKM di Pematangsiantar terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Herbet menjelaskan, selain bantuan peralatan, pemerintah daerah juga menyiapkan pelatihan pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM.
Ia menilai masih banyak pelaku usaha yang mencampur keuangan rumah tangga dengan usaha sehingga pengelolaan bisnis belum berjalan optimal.
Selain itu, kata Herbet, pemerintah juga akan membantu pengurusan sertifikat halal, Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga akses bantuan permodalan.
“Kami juga akan mendampingi pelaku UMKM yang ingin memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah,” ujarnya.
Untuk mendukung pemasaran produk lokal, Pemko Pematangsiantar disebut telah bekerja sama dengan sejumlah hotel untuk menyediakan ruang promosi bagi produk UMKM.
Menurut Herbet, pelaku UMKM perlu meningkatkan kualitas kemasan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kami juga sudah memiliki layanan Rumah Kemasan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk konsultasi desain dan kemasan produk,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Sry Intan Tiurmaria Situmorang, S.P., menjelaskan bantuan diberikan kepada 65 pelaku UMKM di Kelurahan Tomuan.
Bantuan tersebut meliputi 20 unit kuali besi, 20 unit kompor gas, 20 unit timbangan, dan lima unit steling.
Camat Siantar Timur, Masa Rahmat Zebua, S.E., mengapresiasi dukungan TP PKK dan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan terhadap pengembangan UMKM di wilayahnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memotivasi pelaku usaha untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas produk.
Dalam kegiatan itu, bantuan secara simbolis diserahkan kepada empat perwakilan kelompok UP2K Kelurahan Tomuan.
Turut hadir Sekretaris Camat Siantar Timur Fernando Purba, S.STP., M.Si., Lurah Tomuan W.R. Monginsidi Purba, jajaran pengurus TP PKK Kota Pematangsiantar, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (AP/red)

































