ATAPKOTA.COM, MEDAN – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan kualitas data Sensus Ekonomi 2026 menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional.
Hal itu disampaikan Sulaiman Harahap saat membuka Pelatihan Calon Instruktur Daerah (Inda) Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 Provinsi Sumatera Utara di Hotel Polonia Medan, Sabtu, 9 Mei 2026.
Menurut Sulaiman, sensus ekonomi tidak hanya sebatas kegiatan pendataan rutin, tetapi menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Sensus ini merupakan fondasi penting untuk menghadirkan data ekonomi yang lengkap, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan,” ujar Sulaiman.
Ia menjelaskan perkembangan sektor industri pengolahan, perdagangan, pertanian modern, pariwisata, ekonomi kreatif, ekonomi digital, UMKM, hingga jasa berbasis teknologi membutuhkan dukungan data yang valid dan berkualitas.
Menurutnya, kualitas data akan sangat memengaruhi efektivitas kebijakan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Sebaliknya, data yang tidak valid berpotensi membuat kebijakan tidak efektif dan tidak menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” katanya.
Sulaiman menyebut Sumatera Utara memiliki potensi besar pada sektor perkebunan, perdagangan, industri, logistik, pariwisata, dan jasa yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, ia menilai kualitas data ekonomi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung arah pembangunan Sumut ke depan.
Pemprov Sumut, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak seluruh pihak turut menyukseskan agenda nasional tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sulaiman juga menekankan pentingnya peran calon instruktur daerah dalam menjaga kualitas pelaksanaan sensus di lapangan.
Menurutnya, instruktur daerah tidak hanya bertugas menyampaikan materi teknis, tetapi juga memastikan petugas memahami metodologi, tata cara pendataan, serta etika pelaksanaan sensus secara profesional.
“Calon instruktur daerah nantinya menjadi ujung tombak dalam menjaga kualitas data Sensus Ekonomi 2026 di Sumatera Utara,” ujarnya.
Pelatihan tersebut digelar sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Sumatera Utara. (AK1)


































