ATAPKOTA.COM – Peneliti keamanan asal Israel, Shagiv Asoulin, memperkirakan rezim Iran tidak akan mampu bertahan hingga akhir masa jabatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Asoulin yang merupakan mantan pejabat senior Mossad itu menyampaikan pandangannya dalam analisis mengenai perkembangan geopolitik Timur Tengah dan tekanan internasional terhadap Teheran.
“Rezim Ayatollah akan jatuh sebelum masa jabatan Trump berakhir, tetapi itu merupakan proses panjang dan bukan sesuatu yang terjadi dalam beberapa bulan,” ujar Asoulin.
Saat ini, Asoulin diketahui aktif sebagai peneliti di Jerusalem Center for Foreign Affairs and Security.
Ia menilai posisi Israel dalam menghadapi Iran kini lebih kuat karena adanya tekanan bersama dengan Amerika Serikat. Meski demikian, Asoulin mengingatkan agar dunia internasional tidak menganggap terdapat kelompok moderat yang benar-benar berbeda secara ideologis di pemerintahan Iran.
Menurutnya, perbedaan antara Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan elite Islamic Revolutionary Guard Corps hanya terletak pada pendekatan politik, bukan tujuan ideologis.
“Tidak ada perbedaan nyata antara Masoud Pezeshkian dan para pemimpin Garda Revolusi Iran. Ideologinya sama, hanya taktiknya yang berbeda,” katanya.
Asoulin juga menyatakan tekanan ekonomi dan sanksi internasional dinilai lebih efektif dibandingkan operasi militer langsung terhadap Iran.
Ia menilai kebijakan blokade ekonomi yang berkepanjangan dapat memperlemah stabilitas internal pemerintahan Iran secara bertahap.
“Setiap hari tekanan berlangsung, rezim menjadi semakin lemah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah setelah konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat memicu kekhawatiran terhadap stabilitas regional serta keamanan energi global.
Sejumlah analis internasional sebelumnya juga memperingatkan bahwa tekanan ekonomi berkepanjangan dapat berdampak pada kondisi sosial dan politik domestik Iran. Namun hingga kini pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terhadap pernyataan Asoulin.
Sumber : JCSA
Editor : AP.


































