Inspektorat Medan Optimalkan E-Audit untuk Perkuat Pengawasan Pengadaan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:15 WIB

405 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoptimalan Fitur E-Audit pada E-Katalog/E-Purchasing yang diikuti 84 peserta dari jajaran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan personel Inspektorat Kota Medan. Rabu (21/10/2026).

Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoptimalan Fitur E-Audit pada E-Katalog/E-Purchasing yang diikuti 84 peserta dari jajaran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan personel Inspektorat Kota Medan. Rabu (21/10/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Inspektorat Kota Medan memperkuat pengawasan internal terhadap pengadaan barang dan jasa melalui pemanfaatan fitur e-audit pada sistem e-Katalog dan e-Purchasing. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian serta mendeteksi potensi kecurangan (fraud) sejak dini.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoptimalan Fitur E-Audit pada E-Katalog/E-Purchasing yang diikuti 84 peserta dari jajaran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan personel Inspektorat Kota Medan. Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, membuka kegiatan tersebut di Medan, Rabu (21/10/2026).

Dalam arahannya, Erfin menekankan pentingnya transformasi digital untuk memperkuat pengawasan internal, terutama mengingat besarnya anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Medan tahun 2026 yang mencapai Rp7,7 triliun.

Sebagian besar anggaran tersebut disalurkan melalui ribuan paket pengadaan barang dan jasa. Karena itu, pengawasan berbasis teknologi dinilai penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

“Pemanfaatan e-audit ini diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga meningkatkan pemahaman dan kompetensi kita dalam pembinaan serta pengawasan pengadaan barang dan jasa. Langkah ini sekaligus menjawab tantangan keterbatasan jumlah auditor di Kota Medan,” ujar Erfin.

Erfin menjelaskan, Kota Medan memiliki kurang dari 60 pejabat fungsional APIP yang berkualifikasi di bidang pengawasan. Jumlah tersebut menjadi tantangan di tengah tingginya beban pengawasan terhadap program dan kegiatan pemerintah daerah.

Menurutnya, pendekatan pengawasan konvensional perlu diperkuat dengan sistem digital agar proses pemeriksaan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Melalui fitur e-audit, auditor diharapkan dapat menganalisis data pengadaan secara lebih cepat, menelusuri transaksi elektronik, serta mengidentifikasi anomali yang berpotensi mengindikasikan penyimpangan.

Erfin juga meminta seluruh peserta mengikuti bimtek dengan serius agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan.

“Kami berpesan kepada seluruh personel APIP untuk mengikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh. Inspektorat harus menjadi promotor utama dalam perbaikan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Kota Medan, Desy Chalizah Permataningtyas, menjelaskan bahwa bimtek tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam menelusuri, menganalisis, dan memverifikasi transaksi digital secara langsung.

Pelatihan ini juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan APIP dalam mengenali indikator risiko serta pola kecurangan yang mungkin muncul dalam transaksi pengadaan barang dan jasa.

“Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas APIP dalam mengidentifikasi indikator risiko dan pola kecurangan pada transaksi pengadaan. Selain itu, kami ingin menyamakan persepsi mengenai alur pengawasan, pelaporan, dan tindak lanjut berbasis data guna memperkuat pengendalian internal di seluruh perangkat daerah,” jelas Desy.

Melalui optimalisasi fitur e-audit, Inspektorat Kota Medan diharapkan dapat memperkuat pengawasan berbasis data, meningkatkan ketepatan identifikasi risiko, serta mendorong tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan dan akuntabel.(MB/red)

 

Berita Terkait

Investasi Batam Capai Rp38,97 Triliun, Fary Djemy Francis: Investasi Batam Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Warga
Tim Wasev Mabesad Apresiasi Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim Aceh Singkil
Metro Bodyart Hutagaol Sosialisasikan Perda Sampah, Tampung Aspirasi Warga Siantar Martoba
Polsek Gunung Malela Amankan Pria 46 Tahun, 115 Paket Diduga Ganja Disita
Pemko Medan Siapkan 177 Armada Sampah pada 2027, Jawab Keluhan Warga
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Rico Waas Dorong Pelestarian Bangunan Bersejarah
Rico Waas Minta Dinkes Klarifikasi Aduan Pasien BPJS Ditolak RS Bunda Thamrin
Wali Kota Medan Minta Warga Laporkan Pungli Pengurusan Surat Ahli Waris

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Investasi Batam Capai Rp38,97 Triliun, Fary Djemy Francis: Investasi Batam Harus Sejalan dengan Kesejahteraan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Tim Wasev Mabesad Apresiasi Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim Aceh Singkil

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Metro Bodyart Hutagaol Sosialisasikan Perda Sampah, Tampung Aspirasi Warga Siantar Martoba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Polsek Gunung Malela Amankan Pria 46 Tahun, 115 Paket Diduga Ganja Disita

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Pemko Medan Siapkan 177 Armada Sampah pada 2027, Jawab Keluhan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Rico Waas Minta Dinkes Klarifikasi Aduan Pasien BPJS Ditolak RS Bunda Thamrin

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Wali Kota Medan Minta Warga Laporkan Pungli Pengurusan Surat Ahli Waris

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Pesparani Katolik Sumut III 2026 Dibuka di Pematangsiantar, 15 Kontingen Berpartisipasi

Berita Terbaru

Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, mengamankan seorang pria berinisial JMG (46) dalam pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika jenis ganja di Perladangan Sidoerejo, Nagori Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Gunung Malela Amankan Pria 46 Tahun, 115 Paket Diduga Ganja Disita

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:42 WIB