ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungun terus berinovasi demi menghadirkan rasa aman bagi pengguna jalan. Pada Selasa siang (9/9/2025), Sat Lantas membagikan segitiga pengaman (safety triangle) kepada pengendara bus angkutan umum yang melintas di Jalan Pematangsiantar–Perdagangan, tepatnya di KM 7 depan kantor Sat Lantas Polres Simalungun.
Kasat Lantas Polres Simalungun IPTU Devi Siringo Ringo, S.H., S.Sos., M.H. menegaskan, program ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lalu lintas.
“Kegiatan pembagian segitiga pengaman adalah inovasi kami untuk memastikan pengendara memiliki perlengkapan keselamatan yang memadai. Alat ini penting dalam mengantisipasi situasi darurat di jalan,” ujar IPTU Devi, Selasa siang.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, dipimpin langsung Kanitturjagwali Sat Lantas Polres Simalungun IPDA Ganda M.A Damanik, S.H. bersama enam personel Sat Lantas. Kehadiran tim di jalur utama yang padat lalu lintas bus angkutan umum dinilai sangat strategis.
Menurut IPTU Devi, segitiga pengaman adalah peralatan vital. “Ketika bus berhenti mendadak atau mengalami kerusakan, alat ini memberi peringatan dini bagi pengendara lain sehingga risiko kecelakaan berkurang,” jelasnya.
Selain membagikan safety triangle, personel Sat Lantas juga memberikan penyuluhan kepada para sopir. Edukasi ini meliputi pentingnya tertib berlalu lintas, pemahaman fungsi peralatan keselamatan, serta komitmen untuk mengurangi risiko kecelakaan.
“Setiap sopir tidak hanya menerima alat, tetapi juga mendapatkan pengetahuan tentang cara berkendara aman. Edukasi ini menjadi bagian integral dari program kami,” tambah IPTU Devi.
Para sopir angkutan umum menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi perhatian Sat Lantas terhadap keselamatan mereka dan berjanji menggunakan segitiga pengaman sesuai prosedur.
Respons positif ini semakin menguatkan komitmen Sat Lantas Polres Simalungun dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Data menunjukkan banyak kecelakaan terjadi akibat kurangnya peringatan dini ketika kendaraan bermasalah di jalan.
“Target utama kami adalah menurunkan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Simalungun. Dengan safety triangle dan edukasi yang diberikan, kami optimistis keselamatan pengguna jalan meningkat signifikan,” ungkap IPTU Devi.
Ke depan, Sat Lantas Polres Simalungun berencana memperluas sasaran program ini. Tidak hanya bus angkutan umum, tetapi juga kendaraan komersial lain yang berisiko tinggi di jalan raya.
“Program ini akan dilaksanakan secara berkala dengan cakupan yang lebih luas. Ini wujud komitmen kami untuk menghadirkan kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat Simalungun,” tegas IPTU Devi mengakhiri penjelasan.(Hms/red)




































