ATAPKOTA.COM – Hati manusia adalah takhta rohani tempat Roh Kudus berdiam. Namun, jika hati dibiarkan kotor oleh iri, benci, atau kesombongan, takhta itu akan runtuh. Hati yang terpelihara adalah bejana emas: bersih, kudus, dan layak diisi oleh kehadiran Roh Kudus yang membawa kehidupan.
Ketika hati dijaga dengan firman, doa, dan kasih, Roh Kudus turun dengan kelembutan yang mengubahkan. Ia membawa penghiburan saat kita rapuh, penguatan saat kita jatuh, dan api kudus yang menyalakan iman. Karena itu, jangan biarkan hatimu tercemar oleh dunia, sebab hanya hati yang suci mampu menjadi rumah bagi Roh Kudus.
Seperti yang disampaikan Amsal 4:23 “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”
begitupun dalam 1 Korintus 6:19 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?”
Roh Kudus bukan sekadar penghibur, melainkan nafas ilahi yang memberi arah. Hanya hati yang terjaga dan dijaga dalam kekudusan yang sanggup merasakan kehadiran-Nya. Saat hati bersih, kita akan mendengar bisikan lembut-Nya yang menuntun kita pada rencana ilahi.
Oleh : Tim Redaksi atapkota

































