ATR/BPN Pastikan Tanah di Wanam Papua Selatan Sesuai Ukuran untuk Swasembada Pangan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 01:37 WIB

40139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (29/9/2025).

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan dukungan terhadap program swasembada pangan di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menekankan pentingnya presisi dalam pengukuran tanah hasil pelepasan kawasan hutan agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sosial di masa depan.

“Berdasarkan surat Menteri Kehutanan, kawasan hutan yang dilepas mencapai 451.000 hektare. Pengukuran harus presisi agar tidak memunculkan masalah,” ujar Nusron dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional Wilayah Wanam Papua Selatan, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Nusron menjelaskan bahwa dari total 451.000 hektare, seluas 266.000 hektare berada di Wanam. Namun, hanya 263.984 hektare yang disetujui karena sebagian lahan berupa sungai dan rawa.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pemerintah mempercepat pembangunan kawasan swasembada pangan dengan tata kelola yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan. “Mulai dari penataan tata ruang, pengaturan Hak Guna Usaha, hingga kelengkapan administrasi disiapkan agar kawasan ini berlandaskan prinsip pemberdayaan, kearifan, dan keberlanjutan,” katanya.

Zulkifli Hasan menambahkan bahwa kawasan Wanam diharapkan tidak hanya memproduksi beras. “Di sini juga akan dikembangkan tebu dan singkong untuk etanol, serta sawit untuk B-50. Jadi, kawasan ini bukan hanya menopang pangan, tetapi juga energi,” jelasnya.

Rakortas ini dihadiri sejumlah pejabat lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pertanian, Pekerjaan Umum, Kehutanan, Pertahanan, dan BUMN. Menteri Nusron hadir bersama Dirjen Tata Ruang, Suyus Windayana; Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Pertanahan (PHPT), Asnaedi; serta Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Virgo Eresta Jaya.

Pertemuan tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah pusat untuk menjadikan Papua Selatan sebagai lumbung pangan nasional sekaligus pusat energi berbasis hasil pertanian. (Edo)

Berita Terkait

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia
Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5
Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026
Polisi Bongkar Gelanggang Diduga untuk Sabung Ayam di Simalungun, Pemilik Rumah Tak Ada
MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional
RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru