Pemprov Sumut Pastikan Stabilitas Harga Pangan dan Surplus Produksi Hingga Akhir 2025

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:06 WIB

40393 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara daring melalui aplikasi zoom meeting di Ruang Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (13/10).

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara daring melalui aplikasi zoom meeting di Ruang Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (13/10).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan demi mengendalikan inflasi. Upaya ini dilakukan dengan memastikan kecukupan pasokan dan ketersediaan kebutuhan pokok hingga akhir tahun 2025.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Togap Simangunsong menegaskan komitmen tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual di Sumut Smart Province, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (13/10/2025). Rapat itu juga membahas kebersihan dan kesehatan pengelolaan hewan ternak untuk pangan serta evaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.

“Pada minggu kedua Oktober, Bapak Mendagri menyebutkan tiga komoditas penyumbang tertinggi inflasi, yaitu telur ayam ras, daging ayam ras, dan cabai merah. Karena itu, dinas terkait harus segera mengatasi persoalan ini,” tegas Togap.

Menurutnya, pengendalian inflasi dapat dilakukan melalui gerakan tanam serentak oleh pemerintah dan masyarakat. Langkah ini diyakini mampu menjaga pasokan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan. “Minimal untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Sumut pernah berhasil melaksanakan program seperti ini,” ujarnya.

Togap juga menyoroti kenaikan harga telur dan daging ayam ras yang diduga dipicu pelaksanaan program makan bergizi gratis. Ia meminta dilakukan pemetaan kebutuhan dan produksi kedua komoditas tersebut. “Akan ada sekitar 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumut, dan baru 350 yang terealisasi. Setelah rapat ini, saya akan berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional Regional Sumut,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut, harga cabai merah rata-rata Rp81.900 per kilogram, beras medium Rp14.022, dan beras premium Rp15.253 per kilogram, menunjukkan tren penurunan harga. Dari sisi produksi, Sumut dipastikan surplus pangan. Total produksi beras mencapai 2.262.573 ton, sedangkan kebutuhan hanya 1.720.656 ton, sehingga surplus 541.916 ton.

Komoditas jagung juga surplus 23.294 ton, dan kedelai surplus 1.097 ton. Dengan demikian, Sumut berada dalam posisi aman untuk menjaga ketahanan pangan regional.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta daerah mewaspadai kenaikan harga ayam dan telur yang terjadi di banyak wilayah. Ia menegaskan pentingnya koordinasi dengan Bulog untuk menyalurkan jagung SPHP serta memastikan penyebab kenaikan harga di tingkat peternak.

Selain itu, Mendagri menekankan percepatan realisasi BPHTB dan PBG gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar kebijakan pusat berdampak nyata di daerah. (RAP)

Berita Terkait

BARA JP Pertanyakan Kehadiran Anton Timbang di Istana, Soroti Aspek Penegakan Hukum
Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026
Sekda Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 12 Jauhi Perundungan dan Narkoba Saat Pimpin Upacara
Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak
Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB
PRSU 2026 Berakhir, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp 50 Miliar
PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp 50 Miliar Selama Satu Bulan
Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:51 WIB

BARA JP Pertanyakan Kehadiran Anton Timbang di Istana, Soroti Aspek Penegakan Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Sekda Pematangsiantar Ajak Siswa SMPN 12 Jauhi Perundungan dan Narkoba Saat Pimpin Upacara

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:11 WIB

PRSU 2026 Resmi Ditutup, Putaran Uang Capai Rp 50 Miliar Selama Satu Bulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Rico Waas Dorong Sinergi Pemko dan DPRD Medan untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Ketua Umum DPN PERMAHI Dukung BNN Bongkar Jaringan Ganja 93 Kg, Dorong Edukasi Hukum dan Pencegahan Narkotika

Berita Terbaru