Pedagang Relokasi Gedung IV Keluhkan Toilet Portabel yang Masih Disimpan di Dinas PKP

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 08:49 WIB

40251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toilet Portabel saat di Kantor Dinas PKP Pematangsiantar, Selasa (21/10) (Foto: Larsen-atapkota)

Toilet Portabel saat di Kantor Dinas PKP Pematangsiantar, Selasa (21/10) (Foto: Larsen-atapkota)

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Sudah sepekan toilet portabel yang dijanjikan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar untuk para pedagang eks Gedung Empat belum juga dipasang di lokasi relokasi Jalan Merdeka bawah. Tiga unit toilet berbahan fiber biru muda itu ternyata masih tersimpan di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sebelumnya dikenal sebagai Dinas Tarukim.

Temuan tersebut berawal ketika sejumlah jurnalis mengunjungi kantor dinas itu pada Selasa (21/10/2025). Mereka melihat tiga unit toilet portabel lengkap dengan tabung penampung tinja berwarna hitam yang masih terbungkus plastik. Padahal, fasilitas itu disebut sudah disiapkan untuk keperluan para pedagang di area relokasi.

Seorang pegawai di Dinas PKP membenarkan bahwa toilet portabel itu sudah tiba lebih dari satu minggu lalu. “Belum ada perintah, Bang, dari Sekda untuk pemasangan di area relokasi,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Sementara itu, Gultom, salah satu pedagang yang kini berjualan di Jalan Merdeka bawah, merasa heran. Ia mempertanyakan alasan toilet belum dipasang meski sudah tersedia. “Kalau sudah datang toiletnya, kenapa belum dibawa ke sini? Kami di sini katanya cuma dua bulan, sekarang sudah jalan satu bulan,” ujarnya kecewa. Ia juga menyinggung lambannya respons Pemko. “Ada-ada saja Pak Sekda ini,” tambahnya.

Menurut Gultom, para pedagang kini terpaksa memanfaatkan toilet di Kantor Dinas Pendidikan yang lokasinya agak jauh. “Kasihan kawan-kawan yang jualan di ujung. Kadang harus menahan buang air kecil karena jauh. Kami berharap toilet itu segera dipasang,” tuturnya.

Hingga kini, fasilitas yang diterima pedagang di lokasi relokasi baru berupa kamera CCTV. Namun, para pedagang menilai, keberadaan CCTV belum banyak membantu karena mereka tetap harus berjaga malam demi keamanan barang dagangan. Direktur PD Horas Jaya, Bolmen Silalahi, S.H., yang turut bertanggung jawab atas area tersebut, belum memberikan tanggapan hingga berita ini dikirim ke redaksi. (Larsen/red)

Berita Terkait

Kerugian Rp 3,9 Miliar: Kasus KUR Martapura Terungkap, Tiga Tersangka Ditetapkan
Pengurus DEMA IAIDU Asahan 2026–2027 Dilantik, Fokus Penguatan Karakter Mahasiswa
Kasus DPMD Muba Berkembang, Jaksa Tetapkan Dua Tersangka Obstruction of Justice
Studium Generale di Binus Medan, Rico Waas Ajak Mahasiswa Ubah Masalah Jadi Peluang
Airin Rico Waas Dorong Dongeng sebagai Kunci Tingkatkan Literasi Anak di Medan
Tangani Kasus Viral Siswi Secara Humanis, Polres Langkat Digganjar Penghargaan Komnas PA
Pemko Pematangsiantar Ajak Semua Pihak Bersinergi Hadapi Ancaman Bencana
Silaturahmi dengan LAAB, Kapolres Belawan Tegaskan Komitmen Dengarkan Aspirasi Warga

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:35 WIB

Kerugian Rp 3,9 Miliar: Kasus KUR Martapura Terungkap, Tiga Tersangka Ditetapkan

Selasa, 28 April 2026 - 21:19 WIB

Pengurus DEMA IAIDU Asahan 2026–2027 Dilantik, Fokus Penguatan Karakter Mahasiswa

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WIB

Kasus DPMD Muba Berkembang, Jaksa Tetapkan Dua Tersangka Obstruction of Justice

Selasa, 28 April 2026 - 20:30 WIB

Studium Generale di Binus Medan, Rico Waas Ajak Mahasiswa Ubah Masalah Jadi Peluang

Selasa, 28 April 2026 - 20:30 WIB

Airin Rico Waas Dorong Dongeng sebagai Kunci Tingkatkan Literasi Anak di Medan

Selasa, 28 April 2026 - 19:10 WIB

Pemko Pematangsiantar Ajak Semua Pihak Bersinergi Hadapi Ancaman Bencana

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

Silaturahmi dengan LAAB, Kapolres Belawan Tegaskan Komitmen Dengarkan Aspirasi Warga

Selasa, 28 April 2026 - 18:45 WIB

158 Miliar Digelontorkan, Jalan Aek Nabara–Negeri Lama Mulai Diperbaiki 2026

Berita Terbaru