Banjir Bandang di Pegunungan Arfak, 6 Korban Ditemukan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 01:56 WIB

40111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H., melakukan pencarian dan evakuasi korban sejak pagi. Senin, (19/05/2025)

Tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H., melakukan pencarian dan evakuasi korban sejak pagi. Senin, (19/05/2025)

ATAPKOTA, MANOKWARI, PAPUA BARAT – Tim gabungan yang terdiri dari 66 personel dari berbagai instansi, termasuk Polres Pegunungan Arfak, Kodim 1818 Pegaf, Basarnas, BPBD Papua Barat, dan BPBD Kabupaten Pegunungan Arfak, berhasil mengevakuasi enam korban banjir bandang di Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Senin, (19/05/2025).

Banjir bandang tersebut terjadi di kawasan Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), dan menyebabkan 19 orang dilaporkan hilang. Tim gabungan yang dipimpin oleh Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H., melakukan pencarian dan evakuasi korban sejak pagi.

Pukul 08.00 WIT, tim gabungan melakukan apel sebelum melakukan pencarian di lokasi terdampak. Dalam operasi hari ini, Senin (19/05/2025), tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam korban banjir bandang. Dari enam korban yang ditemukan, satu orang dikembalikan ke pihak keluarga dan lima korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk proses identifikasi.

Pukul 13.00 WIT, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena cuaca buruk dan potensi longsor susulan yang dapat membahayakan tim. Kapolres Pegunungan Arfak memerintahkan penarikan seluruh personel ke posko induk.

Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras di tengah keterbatasan fasilitas. Ia memastikan bahwa operasi pencarian hari kedua akan dilanjutkan besok pagi.

“Kami mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh personel gabungan. Meskipun cuaca dan kondisi medan cukup berat, semangat tetap terjaga. Pencarian akan kami lanjutkan esok hari,” ungkap Kapolres.

Kabid Dokkes Polda Papua Barat, Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B, QHIA, MARS, menyampaikan bahwa tim DVI (Disaster Victim Identification) telah disiagakan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban.

“Mengantisipasi dengan kejadian korban hanyut di kabupaten Pegunungan Arfak, dengan cepat kami membentuk tim DVI saat ini sudah membuat posko mortem untuk kamar jenazah dan posko antemortem digunakan untuk menggali data korban semasa hidupnya dikaitkan dengan keluarga korban terdekat, karena data yang dikirim kemungkinan dapat diidentifikasi secara visual,” ujar Kabid Dokkes.

“Kami telah menyiapkan tim DVI untuk melakukan identifikasi secara menyeluruh terhadap korban tanah longsor. Proses ini melibatkan pemeriksaan forensik, sidik jari, dan pencocokan data antemortem dari pihak keluarga korban,” tambah Kabid Dokkes.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Igantius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengatakan bahwa Polda Papua Barat menerjunkan 36 personel siap membackup proses evakuasi dan identifikasi korban pasca longsor tersebut.

“Proses identifikasi akan terus dilakukan seiring ditemukannya korban baru dalam operasi pencarian yang akan dilanjutkan esok hari,” ucap Kabid Humas.

Dengan demikian, dari total 19 korban yang dilaporkan hilang, hingga hari ini sudah ditemukan enam orang. Tim gabungan akan terus melakukan pencarian dan evakuasi korban hingga semua korban ditemukan.(And/PR)

Berita Terkait

Prabowo: Kekuatan Indonesia Bertumpu pada Kepemimpinan Daerah
Seskab: Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang
Prabowo Bicara Langsung ke Ketua DPRD se-Indonesia: Kepemimpinan Daerah Jadi Kunci Strategis
Bahas UUPA di DPR RI, Nurchalis Dorong Perpanjangan Dana Otsus dan Kewenangan Aceh Diperjelas
Brimob Polda Sumut Kawal Aksi di Kantor Gubernur, Pengamanan Berlangsung Kondusif
Gibran Soroti Dampak AI pada Pekerjaan, Dorong Edukasi Digital Inklusif
Sambut Hari Kartini, Wapres Gibran Dorong Kolaborasi Pemberdayaan Perempuan Berkelanjutan
Bobby Nasution Dorong Terobosan Ekonomi Sumut Berbasis Potensi Lokal

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Gangguan Listrik di Jalan Medan Siantar Martoba, PLN Turun Malam Hari Periksa Jaringan

Minggu, 19 April 2026 - 22:23 WIB

Apeksi 2026: Wali Kota Medan Ajak Daerah Perkuat Fiskal dan Berbagi Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 19:35 WIB

Pemko Pematangsiantar Apresiasi Paskah Katolik 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 18:20 WIB

Pelantikan KAKAMMI Sumut, Wagub Soroti Ancaman Narkoba dan Tantangan Era Digital

Minggu, 19 April 2026 - 17:20 WIB

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 April 2026 - 14:05 WIB

Seskab: Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

Menautkan Intelektualitas dan Spiritualitas: Catatan atas Dialog Refli Harun dan Galgendu

Minggu, 19 April 2026 - 11:01 WIB

Hari Jadi ke-193 Simalungun, Wabup Samosir Tekankan Penguatan Kerja Sama Regional

Berita Terbaru

4 pria terkait dugaan sabu di Barumun Tengah (Kiri atas), Berat sabu saat ditimbang (kanan), Barang bukti (Kiri bawah). Foto : Ist.

HUKUM & KRIMINAL

Pengembangan Kasus, Polisi Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba di Palas

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:20 WIB