Bapenda Medan Hadirkan Pojok PBB Untuk Membayar Pajak PBB di Hari Libur

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 26 Mei 2025 - 17:22 WIB

40447 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Bapenda T. Robi Chairi saat dikonfirmasi di kantor Bapenda Kota Medan, Senin (26/5/25).

Plt Kepala Bapenda T. Robi Chairi saat dikonfirmasi di kantor Bapenda Kota Medan, Senin (26/5/25).

ATAPKOTA, MEDAN – Guna memberikan cakupan yang luas kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran PBB, Bapenda Kota Medan menghadirkan pojok pajak PBB di setiap kegiatan Pemko Medan yang menghadirkan masyarakat luas, terutama di hari libur.

Pojok pajak ini juga sebagai upaya untuk mencapai realisasi PAD yang telah ditetapkan.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Bapenda T. Robi Chairi saat dikonfirmasi di kantor Bapenda Kota Medan, Senin (26/5/25).

“Konsep dari Pojok Pajak PBB ini tujuannya adalah untuk memberikan cakupan yang luas kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran PBB, khususnya di hari libur. Jadi, kita berupaya untuk hadir di kegiatan yang bersifat mendatangkan masyarakat luas. Dalam pojok pajak ini, masyarakat juga dapat membayar pajak kendaraan bermotor,” jelas Kepala Bapenda.

Dijelaskan Robi Chairi, selain di kegiatan besar Pemko Medan, pihaknya juga menghadirkan pojok pajak PBB di setiap kegiatan CFD.

Jadi, masyarakat yang datang ke CFD dapat memanfaatkan fasilitas yang dibuat untuk memudahkan mereka dalam membayar PBB.

“Kita hadirkan pojok pajak PBB di CFD karena diketahui banyak masyarakat yang belum memiliki waktu luang untuk membayar pajak di hari kerja. Jadi, masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membayar PBB dan pajak kendaraan bermotor,” ujarnya.

Menurut Robi, untuk mekanisme pembayaran PBB di pojok pajak, masyarakat cukup hanya menginformasikan kepada kita nomor objek pajaknya.

Nantinya, kita akan sampaikan informasi tentang pajak terhutang yang harus dibayarkannya.

“Dalam pojok pajak PBB, pihaknya bekerjasama dengan Bank Sumut dan mereka menurunkan tellernya guna mempermudah masyarakat membayar yang akan masuk langsung ke kas. Kita juga mendorong masyarakat untuk membayar menggunakan QRIS,” ucapnya.

 

Ditambahkan Robi, pojok pajak PBB ini sudah dimulai dari awal tahun 2025, dan beberapa bulan ini kita rutin menggelar pojok pajak PBB di setiap kegiatan Pemko Medan.

Seperti kegiatan MTQ kemarin, banyak masyarakat yang membayarkan PBB.

“Setelah berjalan program ini, efektivitasnya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Karena kita membuka layanan ini di hari libur, sebagai alternatif masyarakat yang hanya bisa melakukan pembayaran di hari libur,” pungkasnya.

Terkait jumlah pajak yang terhimpun dalam pojok pajak ini, Robi Chairi mengungkapkan bahwa sampai saat ini, jumlah pajak PBB yang terhimpun dari pojok pajak sebanyak 1.600 Wajib Pajak (WP).

“Jumlah pajak PBB yang didapatkan dalam pojok pajak sebesar Rp1 miliar lebih. Ini terhimpun dari setiap even yang digelar Pemko Medan. Sementara pembayaran pajak kendaraan bermotor yang terhimpun sebesar Rp155 juta,” sebutnya.

Selanjutnya, kepada masyarakat yang sudah membayar pajak di pojok pajak, Robi Chairi mengucapkan terima kasih dan kepada masyarakat lainnya dirinya berharap agar dapat memanfaatkan program ini dan membayarkan kewajibannya sebelum jatuh tempo.

“Dengan membayar pajak, masyarakat ikut berkontribusi dengan pembangunan kota Medan kedepannya karena Medan untuk semua dan semua untuk Medan,” kata Robi Chairi sembari menjelaskan bahwa bagi masyarakat yang membayarkan pajak di pojok pajak PBB akan mendapatkan souvenir dan doorprize.

Terakhir, Robi menjelaskan bahwa Bapak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas telah menginstruksikan kepada Bapenda untuk bagaimana masyarakat melakukan kepatuhan dalam membayar pajak.

“Kami juga diminta untuk bagaimana bisa mencapai realisasi PAD yang telah ditetapkan, tentunya ini membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder,” ucap Robi.(And)/pr.

Berita Terkait

Rico Waas Luncurkan Qresto, Sistem Split Bill Pajak Daerah Pertama di Indonesia
Hari Kartini di Medan, Perempuan dari Berbagai Latar Tampil Inspiratif
Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Marelan, Barang Bukti Disita
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai Mei, Pemprov Sumut Perkuat Sosialisasi dan Partisipasi Usaha
Pengamat Soroti Smart City Medan, Rico Waas Dinilai Berhasil Dorong Layanan Digital
Women Leader Festival 2026, Airin Rico Waas: Perempuan Harus Jadi Penggerak Perubahan
HKB 2026, Wakil Wali Kota Medan Tekankan Edukasi Warga dan Sistem Peringatan Dini Banjir
Patroli Besar Brimob Polda Sumut Sasar Titik Rawan Belawan, 22 Personel Turun Malam Hari

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:20 WIB

Prabowo Terima Laporan Menaker, Program Magang Nasional Capai 14 Ribu Peserta

Senin, 27 April 2026 - 21:50 WIB

Usai Dilantik, Karding Fokus Jaga Ketahanan Hayati dan Stabilitas Ekonomi

Senin, 27 April 2026 - 21:40 WIB

Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Siap Tangani Sampah dan Dorong Kesadaran Lingkungan

Senin, 27 April 2026 - 21:40 WIB

Jadi KSP, Dudung Buka Layanan Aduan 24 Jam dan Pangkas Birokrasi

Senin, 27 April 2026 - 21:38 WIB

Wamenko Pangan Hanif Faisol Fokus Jalankan Program Unggulan Presiden di Sektor Pangan

Senin, 27 April 2026 - 21:35 WIB

Prabowo Lantik Dudung, Qodari, dan Karding, Perkuat Komunikasi hingga Karantina

Senin, 27 April 2026 - 19:50 WIB

Sidak Minyakita di Pematangsiantar, Harga Sesuai HET Rp 15.700

Senin, 27 April 2026 - 19:30 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Serahkan SPPT PBB 2026, Target Pajak Rp 12,5 Miliar

Berita Terbaru