Ritual Satu Suro, Santri Jamas Pusaka Eyang Radiman

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 - 00:00 WIB

40646 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Suro, para santri dan masyarakat sekitar melaksanakan ritual jamasan pusoko Tunggak Semi, peninggalan bersejarah dari anak buah Pangeran Diponegoro yang dikenal dengan sebutan Eyang Radiman  digelar di Desa Bantur, Kecamatan Bantur, dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan spiritual tahunan yang dipusatkan di Pedepoan Roso Tunggal, Dusun Sumber Bendo, RT 21 RW 03, Desa Pringgodani. Kamis, (26/6/2025)

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Suro, para santri dan masyarakat sekitar melaksanakan ritual jamasan pusoko Tunggak Semi, peninggalan bersejarah dari anak buah Pangeran Diponegoro yang dikenal dengan sebutan Eyang Radiman digelar di Desa Bantur, Kecamatan Bantur, dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan spiritual tahunan yang dipusatkan di Pedepoan Roso Tunggal, Dusun Sumber Bendo, RT 21 RW 03, Desa Pringgodani. Kamis, (26/6/2025)

ATAPKOTA, MALANG – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Suro, para santri dan warga Desa Bantur menggelar ritual jamasan pusaka Tunggak Semi, warisan spiritual dari Eyang Radiman, sosok pengikut setia Pangeran Diponegoro.

Prosesi sakral ini dilaksanakan di Pedepoan Roso Tunggal, Dusun Sumber Bendo, RT 21 RW 03, Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur. Kamis, (26/6/2025).

Tempat ini dikenal sebagai pusat pembinaan spiritual dan lokasi penyimpanan pusaka leluhur.

Santri memulai jamasan dengan khidmat. Mereka mencuci pusaka bukan hanya sebagai tindakan fisik, tetapi juga bentuk penyucian batin dan pelestarian warisan budaya leluhur. Prosesi ini mengandung nilai-nilai luhur tentang perjuangan, spiritualitas, dan rasa syukur.

Romo Raden Bagus Kliwon (Pariono), pemimpin spiritual di Pedepoan Roso Tunggal, langsung memimpin ritual. Ia menegaskan bahwa pusaka bukan hanya benda, melainkan simbol pengingat perjuangan dan sarana mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Jamasan ini mengajarkan kita untuk menjaga keseimbangan antara laku lahir dan batin,” ujar Romo Bagus kepada para santri.

Acara ini telah menjadi tradisi tahunan. Warga menyambutnya sebagai momentum penting untuk refleksi spiritual, penguatan nilai keislaman, dan menjaga kearifan lokal warisan leluhur.

“Ritual ini memperkuat identitas budaya serta membangun harapan baru di awal Tahun Baru Islam,” ungkap salah satu peserta. (Arifpin Sastro)/kr

Berita Terkait

Pemkab Malang Salurkan Bantuan Baznas di Bantur, Penerima Didorong Bangun Usaha Produktif
Haflah Akhirussanah YPI Nurul Huda Bantur Berlangsung Meriah, Lepas Siswa dan Peringati Haul Pendiri
TGDP II HPI Kabupaten Malang Ditutup, Cetak Pramuwisata Profesional untuk Dongkrak Pariwisata
Rakorwil PSI Jatim di Malang, Perkuat Struktur Partai hingga Tingkat Desa
Diduga Terlibat Kasus Penculikan Anak, Tiga Penjual Pupuk Diamankan Warga Desa Srigonco
1.200 Peserta Hadiri Halal Bihalal dan Peringatan Hari Kartini Muslimat NU KORDAM VII di Bantur
Layani 3.196 Penerima, SPPG Kedungsalam Perkuat Program Gizi di Donomulyo
Halal Bihalal PGRI Donomulyo, 560 Guru Perkuat Silaturahmi dan Profesionalisme

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB