ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., turun langsung memimpin pengaturan lalu lintas dalam program Strong Point Pagi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Siantar–Medan, kawasan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu kelancaran arus kendaraan pada jam sibuk pagi hari, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Pengaturan lalu lintas serupa juga dilaksanakan di sejumlah titik keramaian lainnya di wilayah Kabupaten Simalungun.
Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Friska Susana, S.H., bersama sejumlah kepala unit (Kanit) Satlantas.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Senin malam sekitar pukul 21.33 WIB, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Ini adalah wujud nyata Polri untuk masyarakat. Polres Simalungun Polda Sumatera Utara berkomitmen berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani,” ujar Verry.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas pada pagi hari bertujuan membantu mengurai kepadatan kendaraan, menjaga ketertiban pengguna jalan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berangkat bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
“Kapolres turun langsung untuk memastikan aktivitas masyarakat berjalan lancar dan aman. Pelayanan pengaturan lalu lintas adalah bagian dari tugas kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Verry menjelaskan, program Strong Point Pagi merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada jam sibuk.
Jalur lintas Siantar–Medan menjadi salah satu ruas yang perlu mendapat perhatian karena tingginya mobilitas kendaraan. Kehadiran personel kepolisian di titik-titik strategis diharapkan membantu pengguna jalan melintas dengan lebih tertib dan aman.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, kepolisian mengimbau masyarakat mematuhi rambu-rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga jarak aman, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kegiatan ini juga mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi peraturan dan mengutamakan keselamatan selama berkendara,” kata Verry.
Pelaksanaan pengaturan lalu lintas secara rutin diharapkan tidak hanya menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas saat berkendara.
Dalam keterangannya, Verry juga mengingatkan masyarakat mengenai risiko penyalahgunaan narkoba terhadap keselamatan berlalu lintas.
Menurutnya, zat narkotika tertentu dapat mengganggu konsentrasi, refleks, dan kemampuan seseorang mengambil keputusan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan apabila seseorang tetap mengemudi dalam keadaan terpengaruh zat tersebut.
“Narkoba bukan hanya merusak masa depan penggunanya, tetapi juga mengancam keselamatan orang lain di jalan raya. Orang yang mengemudi dalam pengaruh narkoba bisa menjadi penyebab kecelakaan fatal. Kami mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, jauhi narkoba dalam bentuk apa pun,” tegas Verry.
Ia menambahkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, kepolisian, hingga masyarakat.
Verry juga meminta warga segera melaporkan informasi mengenai dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkoba kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur dan ketentuan hukum.
“Jika masyarakat mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungannya, jangan ragu melapor kepada kepolisian. Polri akan hadir dan menindaklanjuti setiap laporan,” katanya.
Melalui program Strong Point Pagi, Polres Simalungun berharap pelayanan kepolisian di jalan raya semakin dirasakan masyarakat. Upaya tersebut juga diharapkan mendorong budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan bersama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Simalungun yang aman, tertib, lancar, dan bebas narkoba,” pungkas Verry.(AP/red)

































