Miriam Haart Hadapi Antisemitisme dari Komunitas Progresif karena Dukung Israel

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 01:14 WIB

40396 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miriam Haart, bintang serial Netflix My Unorthodox Life dan influencer media sosial.

Miriam Haart, bintang serial Netflix My Unorthodox Life dan influencer media sosial.

ATAPKOTA.COM – Miriam Haart, bintang serial Netflix My Unorthodox Life dan influencer media sosial, baru-baru ini menghadapi kenyataan pahit terkait identitasnya sebagai seorang Yahudi, queer, dan pendukung vokal Israel.

Saat menghadiri parade Pride di Tel Aviv, Miriam terpaksa berlindung di tempat perlindungan bom. Serangan rudal selama Perang 12 Hari antara Israel dan Iran memaksa ribuan warga sipil, termasuk Miriam, mencari perlindungan. Namun, bukan rudal yang paling mengguncangnya melainkan gelombang antisemitisme terhadap pendukung Israel yang datang dari komunitas progresif, yang selama ini ia anggap sebagai ruang aman.

Dalam podcast East to West produksi Jerusalem Center for Security and Foreign Affairs, Miriam dengan jujur membagikan pengalamannya. Ia mengaku kehilangan ribuan pengikut hanya karena menyatakan dukungan terhadap Israel.

“Ternyata menjadi Yahudi dan bangga mengakuinya kini dianggap salah, bahkan oleh mereka yang mengaku memperjuangkan keadilan,” ucap Miriam getir.  Kamis (3/7).

Miriam menolak mundur meski terus dihujani ancaman dan hujatan. Ia menegaskan bahwa ia tidak akan menyembunyikan identitasnya. “Saya adalah perempuan queer Yahudi yang bangga dengan siapa saya,” katanya penuh keyakinan.

Menurut Miriam, dukungan terhadap Israel bukan berarti menyetujui semua kebijakan pemerintah. “Ketika saya berbicara tentang Israel, saya bukan sedang membela semua keputusan pemerintah. Saya sedang membela hak saya untuk ada,” tegasnya dalam nada emosional.

Pilihannya untuk tetap vokal membuatnya kehilangan ribuan pengikut. Namun, Miriam tetap teguh. “Lebih baik kehilangan pengikut daripada kehilangan integritas,” ucapnya tegas.

Kisah Miriam mencerminkan dilema yang dihadapi banyak orang Yahudi progresif saat ini. Mereka terjepit di antara solidaritas politik dan identitas spiritual. Dalam suasana yang semakin terpolarisasi, keberanian untuk tetap bersuara menjadi ujian nyata integritas dan keyakinan. (*)

Berita Terkait

Konsul Kehormatan Belanda untuk Medan Dilantik, Sumut Bidik Kolaborasi Energi Hijau
Eks Pejabat Mossad Prediksi Rezim Iran Runtuh Sebelum Masa Jabatan Trump Berakhir
Diplomasi Rubio di Roma Dinilai Hangat, tetapi Ketegangan Trump dengan Vatikan Belum Reda
Dampak Perang Iran Meluas ke Asia, Harga Pupuk Naik dan Petani Terancam Bangkrut
Konflik Israel-Hizbullah Memanas Lagi, Drone FPV Jadi Ancaman Baru IDF
Di KTT ASEAN Cebu, Prabowo Serukan Penguatan Jaringan Energi dan Ketahanan Pangan Kawasan
Dari Cebu, Prabowo Serukan Langkah Nyata Wujudkan Visi BIMP-EAGA 2035
Prabowo Tiba di Cebu untuk KTT ASEAN, Kehadiran Maung Buatan Indonesia Tuai Apresiasi Diaspora

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:08 WIB

Listrik Nyala di Jalan Sutomo–Jalan Merdeka, Ini Alasannya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:02 WIB

PLN Ungkap Penyebab Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Dilakukan Bertahap

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wapres Gibran Soroti Budidaya Rumput Laut Tradisional di Rote Ndao, Hilirisasi Jadi Fokus

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:35 WIB

Polda Sumut Gerebek 97 Sarang Narkoba, Ratusan Tersangka Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:55 WIB

Cegah Narkoba Masuk THM, Polda Sumut Gelar Razia Besar di Medan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:50 WIB

Patroli Dini Hari Brimob Sumut Gagalkan Dugaan Pencurian Besi di Medan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:08 WIB

Pria Pecinta Vespa Antik di Pematangsiantar Ditangkap, Polisi Sita 7,17 Kg Ganja

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

Puluhan Perkara Inkracht, Kejari Pematangsiantar Bakar Barang Bukti Narkoba dan Senjata Tajam

Berita Terbaru

Polda Sumut menggencarkan gerebek sarang narkoba dengan menyasar 97 lokasi, mengungkap 446 kasus, dan mengamankan 554 tersangka di Sumatera Utara.

HUKUM & KRIMINAL

Polda Sumut Gerebek 97 Sarang Narkoba, Ratusan Tersangka Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:35 WIB