UNESCO: Danau Toba Ada di Seluruh Buku Geologi Dunia! Tapi Apakah Kita Sudah Melestarikannya?

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 23:00 WIB

40805 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim asesor UNESCO Geopark Caldera Toba Prof. Jose Brilha dan Jeon Yongmun meninjau Geosite Sialagan dan SMK Negeri 1 Simanindo, Kampung Ulos Huta Raja, Pusat Informasi Sigulati serta Menara Pandang Tele  di Kabupaten Samosir hari kedua revalidasi Geopark Caldera Toba, Rabu (23/7/2025).

Tim asesor UNESCO Geopark Caldera Toba Prof. Jose Brilha dan Jeon Yongmun meninjau Geosite Sialagan dan SMK Negeri 1 Simanindo, Kampung Ulos Huta Raja, Pusat Informasi Sigulati serta Menara Pandang Tele di Kabupaten Samosir hari kedua revalidasi Geopark Caldera Toba, Rabu (23/7/2025).

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Memasuki hari kedua revalidasi UNESCO Geopark Kaldera Toba, tim asesor meninjau sejumlah geosite di Kabupaten Samosir. Dalam kesempatan ini, asesor Prof. Jose Brilha dan Dr. Joen Yongmun menekankan pentingnya masyarakat memahami betapa spesialnya Danau Toba.

Menurut Jose Brilha, pemahaman ini menjadi kunci pelestarian Geopark Kaldera Toba, khususnya bagi generasi muda. Mereka perlu sadar bahwa mereka tinggal di tempat yang luar biasa istimewa. Masyarakat harus memahami bahwa Kaldera Toba merupakan kombinasi warisan geologi, alam, dan budaya yang sangat berharga.

“Kalian perlu tahu, di seluruh buku geologi ada tentang Danau Toba. Ini dikenal dunia. Kalian tinggal di tempat yang spesial. Kalian harus bisa melindungi dan mewariskannya kepada generasi selanjutnya,” ujar Jose Brilha kepada siswa-siswi SMKN 1 Simanindo, Rabu (23/7).

Di Samosir, tim asesor UNESCO juga meninjau Batu Siallagan, Huta Raja, dan Pusat Informasi Sigulati. Keduanya terkesan dengan sejarah yang disampaikan pengelola geosite tersebut. Namun, mereka juga memberikan sejumlah masukan terkait materi dan papan informasi.

“Pemahaman pengelola atau pemandu perlu diperdalam agar bisa memberikan informasi yang akurat. Kita juga perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana di papan informasi. Bahkan, menggunakan kartun untuk anak-anak agar lebih menarik dan mudah dipahami,” ujar Brilha.

Tenaga Ahli Geologi Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp), Lismawati, menyatakan bahwa salah satu tujuan geopark adalah edukasi. Karena itu, beberapa sekolah di kawasan Danau Toba telah memasukkan Geopark Kaldera Toba ke dalam kurikulum.

“Memang sudah ada beberapa sekolah yang memasukkan Geopark Kaldera Toba ke dalam kurikulum. Namun, tentu kita perlu melakukan lebih maksimal lagi,” kata Lismawati.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengarah BP TCUGGp, Dikky Anugerah, menegaskan bahwa kedatangan asesor bukan untuk memeriksa atau mengaudit. Melainkan untuk memberikan masukan demi pengelolaan yang lebih baik.

“Mereka (asesor) menyampaikan bahwa tidak ada geopark yang sempurna. Karena itu, kita harus terus melakukan perbaikan. Konsep berkelanjutan adalah kunci dalam penataan geopark ini,” jelas Dikky.

Pada hari terakhir kunjungan, Kamis (24/7), tim asesor UNESCO dijadwalkan mengunjungi Simalem Resort, Air Terjun Sipisopiso, dan Silalahisabungan. Setelah itu, mereka akan bergerak ke Kota Medan sebagai penutup kegiatan revalidasi Geopark Kaldera Toba. (*)

Berita Terkait

Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi
Akses Sulit, Wapres Gibran Naik Sepeda Motor Tinjau Warga Terdampak Bencana di Kampung Waso
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana
Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana
Wapres Gibran Tinjau Dampak Gempa Sikka, Minta Bantuan Menjangkau Warga di Wilayah Sulit Diakses

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Raih Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Ikut Lomba Nasi Goreng, Semarak Kemerdekaan Pemko Medan Makin Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Dinas Kominfo Medan Raih Juara II Lomba Pidato POV Wali Kota di HUT ke-81 RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar, Api Padam Setelah Lebih dari 4 Jam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Bawa Sabu 1,93 Gram, Pria 22 Tahun Diamankan Polsek Gunung Malela

Berita Terbaru