Irigasi Longsor di Simalungun Ancam 750 Hektare Sawah, Bupati Anton Turun Langsung

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 13:07 WIB

40378 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih bersama sejumlah perangkat daerah terkait bergerak cepat meninjau lokasi saluran irigasi yang dimaksud warga tersebut, Selasa (29/7/2025).

Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih bersama sejumlah perangkat daerah terkait bergerak cepat meninjau lokasi saluran irigasi yang dimaksud warga tersebut, Selasa (29/7/2025).

ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Menanggapi laporan warga terkait saluran irigasi yang longsor di Kecamatan Huta Bayuraja, Simalungun, Sumatera Utara, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih langsung turun ke lokasi pada Selasa (29/7/2025). Ia didampingi sejumlah pejabat teknis dan langsung meninjau titik kerusakan.

Setibanya di lokasi, Bupati disambut Camat Huta Bayuraja, Ferry Risdoni Sinaga, serta sejumlah warga. Mereka kemudian bersama-sama melihat kondisi saluran irigasi yang mengalami longsor.

“Pak Anton, tolonglah segera diperbaiki. Ini sangat krusial karena langsung berdampak pada lahan kami. Kalau tidak segera ditangani, kami bisa gagal panen,” kata Boru Saragih, warga Dusun Bah Tongguruan II, Kelurahan Huta Bayu, kepada Bupati.

Keluhan itu mencerminkan keresahan masyarakat yang menggantungkan hidup pada hasil pertanian.

Saluran irigasi yang rusak diketahui berada di Dusun Bah Tongguruan II dan menjadi jalur utama pengairan pertanian di tiga nagori, yaitu Kelurahan Huta Bayu, Nagori Silakkidir, dan Nagori Maligas. Total lahan terdampak mencapai sekitar 750 hektare.

Bupati Anton menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia menyebut, kerusakan saluran irigasi ini berpotensi besar menurunkan produktivitas pertanian warga.

“Saya prihatin melihat kondisi ini. Lahan pertanian warga yang biasanya hijau dan subur kini terancam gagal tanam. Karena itu, saya minta agar seluruh jajaran terkait segera melakukan tindakan penanganan darurat,” tegasnya.

Ia langsung menginstruksikan Kalak BPBD Resman Saragih, serta dinas teknis seperti PUPR dan Dinas Pertanian, untuk berkoordinasi cepat. Mereka diminta memetakan kerusakan dan menyusun rencana perbaikan secepatnya.

Langkah ini, kata Bupati, adalah bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keberlangsungan pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.

Bupati juga menegaskan bahwa irigasi ini menjadi urat nadi pertanian bagi tiga nagori yang berperan penting sebagai lumbung pangan Kabupaten Simalungun. Oleh sebab itu, perbaikannya menjadi prioritas utama.

“Kami meminta masyarakat untuk bersabar dan tetap menjaga semangat gotong royong. Jangan dulu mengalihkan fungsi lahan. Pemerintah hadir dan akan bertindak cepat. Target kami, dalam dua hingga tiga bulan ke depan, saluran irigasi ini bisa kembali berfungsi dan mendukung musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Selain meninjau, Bupati Anton juga berdialog langsung dengan warga terdampak. Ia mendengar kebutuhan warga mulai dari akses air alternatif hingga jaminan keberlanjutan pertanian jangka panjang.

Pemkab Simalungun memastikan penanganan akan dilakukan secara terukur dan transparan. Selain perbaikan fisik saluran, pemerintah juga akan menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang, termasuk penguatan tanggul dan perbaikan tata kelola air.

Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Bupati Anton dan jajaran Pemkab Simalungun dalam menjawab langsung keluhan warga dan menempatkan kepentingan petani sebagai prioritas utama.

Wartawan : Ria S

Berita Terkait

Tol Simpang Panei–Parapat Jadi Fokus, Pemkab Simalungun Bahas Konektivitas dan Infrastruktur Strategis
Cegah Penyakit Sejak Dini, Dinkes Simalungun Ajak Warga Cek Kesehatan Gratis
Rakor GTRA Simalungun 2026: Pemkab Dorong Penataan Tanah Lebih Terukur dan Terkoordinasi
TP PKK Simalungun Ikuti Penguatan Tata Kelola Dekranas, PKK dan Posyandu di Jakarta
Mobil Warga Mogok Malam Hari, Polsek Pematang Silimakuta Bergerak Setelah Terima Laporan 110
Verifikasi KDMP di Simalungun Dimulai, 31 Titik Masih Perlu Perbaikan
Bupati Simalungun Teken Komitmen Pencegahan Korupsi, Tata Kelola Perencanaan hingga PBJ Diperkuat
Estafet Kepemimpinan Polres Simalungun Berganti, AKBP Hendri Nupia Dinka Barus Jadi Kapolres Baru

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:08 WIB

Digugat Pemilik Saung Bigi, Pemkot Bengkulu Ungkap Riwayat Perjanjian dan Tiga Kali Teguran

Jumat, 25 September 2026 - 10:46 WIB

Satresnarkoba Polres Pematangsiantar Sita 106,29 Gram Ganja dari Pria 59 Tahun

Kamis, 24 September 2026 - 21:58 WIB

Toba Caldera Culture Festival 2026 Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir

Kamis, 24 September 2026 - 21:18 WIB

Bupati Asahan Hadiri Wisuda Sarjana IAIDU Asahan Angkatan XXXVI, 199 Lulusan Resmi Diwisuda

Kamis, 24 September 2026 - 17:35 WIB

Wesly Silalahi Terima Penghargaan Tokoh Toleransi dari FKUB Pematangsiantar

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

Seluruh Bangunan Liar di Menara Pandang Tele Dibongkar, Pemkab Samosir Beri Waktu 3 Hari Angkut Material

Kamis, 24 September 2026 - 16:07 WIB

Demo Pembebasan Lahan Diwarnai Jualan Sayur dan Masak Kolak, Polwan Beli Dagangan Warga

Rabu, 23 September 2026 - 22:57 WIB

Desa Sengon Sari Wakili Asahan dalam Lomba Desa Terbaik LBS Tingkat Sumatera Utara

Berita Terbaru

KESEHATAN

Dinkes Simalungun Ajak Masyarakat Bersama Cegah DBD

Jumat, 25 Sep 2026 - 00:48 WIB