Wali Kota Medan Buka Bimtek Penilai PBB P2, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 20:02 WIB

40197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilai Pajak Bumi Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB P2) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan di Gedung Balai Diklat Keuangan Medan Jalan Eka Rasmi, Senin (1/9/2025).

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilai Pajak Bumi Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB P2) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan di Gedung Balai Diklat Keuangan Medan Jalan Eka Rasmi, Senin (1/9/2025).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilai Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB P2) yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan. Acara berlangsung di Gedung Balai Diklat Keuangan Medan, Jalan Eka Rasmi, Senin (1/9/2025).

Dalam arahannya, Rico Waas menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menajamkan pemikiran para peserta sehingga memiliki visi yang sama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor PBB P2.

Ia mengingatkan, 33 peserta bimtek memiliki peran strategis dalam menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan. Menurutnya, PBB P2 merupakan salah satu sumber PAD yang signifikan, sehingga keakuratan penilaian menjadi kunci terciptanya penerimaan yang adil, transparan, dan akuntabel.

“Kita tidak mau ada penyelewengan, apalagi ketidakadilan bagi masyarakat dalam penilaian PBB P2 yang dilakukan,” tegas Rico Waas.

Rico juga menegaskan, melalui bimtek ini diharapkan tidak ada lagi salah perhitungan terhadap objek pajak yang sudah ditetapkan harganya berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Ia menambahkan, penilaian PBB P2 harus dilakukan dengan profesional, humanis, berintegritas, serta menjunjung keadilan agar masyarakat merasa nyaman membayar PBB.

“Kami yakin rekan-rekan semua yang hadir di sini adalah orang-orang berintegritas, profesional, dan bersemangat membangun Kota Medan. Mari kita bersama-sama tingkatkan PAD demi pembangunan kota yang lebih baik,” harapnya.

Acara ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumut I Arridel Mindra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Citra Effendi Capah, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia Aldy Fardian, serta Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Petisah Maman Surahman.

Dalam sambutannya, Arridel Mindra menyebut bimtek ini sangat penting dalam administrasi perpajakan karena PBB menganut sistem official assessment.

“Artinya, pemerintah yang menetapkan jumlah pajak yang harus dibayar masyarakat. Karena itu, petugas yang menghitung basis pengenaan pajak atau NJOP wajib memiliki kompetensi,” ungkap Arridel.

Ia menambahkan, tidak banyak kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki komitmen seperti Wali Kota Medan dalam meningkatkan kapasitas petugas penilai PBB P2.

“Kami melihat bimtek ini langkah penting dan strategis. Nantinya, NJOP yang dihasilkan akan lebih berkualitas serta sesuai dengan kondisi pasar,” pujinya.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian menjelaskan, bimtek ini bertujuan menggali potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan sumber daya manusia di sektor pajak daerah.

Bimtek bertema “Profesional dan Kualitas Pelayanan untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah pada Sektor Pajak” ini berlangsung selama delapan hari, mulai 1–8 September 2025, diikuti 33 peserta dari Bidang BPHTB dan PBB, perwakilan UPT I–VII, Sekretariat Setda Kota Medan, serta Bidang Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah. (Mery)

Berita Terkait

Drainase Tak Terhubung Ditemukan di Medan Helvetia, Pemko Medan Siapkan Normalisasi
TV dan Tabung Gas Dicuri Saat Rumah Kosong, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Hamparan Perak
Pelaku Curas di KIM Mabar Dibekuk Polres Belawan, Motor Korban Dijual 9 Juta
Jembatan Perintis di Mangga Diresmikan, Pemko Medan Dorong Warga Rawat Fasilitas Bersama
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Rico Waas Ajak Forum Minang Sati Jaga Persaudaraan
Delli Yudha Tinggalkan Medan, Fernando Batubara Jadi Dandim 0201: Rico Waas Tekankan Sinergi
200 Aset Pemko Medan Masuk Proses Sertifikasi, Perbedaan Data Luas Tanah Jadi Perhatian
Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Rp 7,16 Triliun, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:39 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Kamis, 17 September 2026 - 14:26 WIB

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal

Kamis, 17 September 2026 - 10:16 WIB

Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan

Kamis, 17 September 2026 - 05:43 WIB

Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana

Kamis, 17 September 2026 - 01:35 WIB

Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana

Rabu, 16 September 2026 - 23:30 WIB

28 Menit dari Kelapa Gading ke Manggarai, Prabowo Jajal LRT Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 23:03 WIB

Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”

Rabu, 16 September 2026 - 22:42 WIB

KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan, Prabowo Minta Investigasi dan Penanganan Keluarga Korban

Berita Terbaru