Makam di Pasaman Dibongkar, Kain Kafan dan Tali Pocong Hilang

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 12:19 WIB

40580 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PASAMAN – Warga Katimahar, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, digemparkan dengan dugaan pencurian kain kafan dan tali pocong dari salah satu makam warga. Aksi nekat ini menimbulkan keresahan karena diduga berkaitan dengan praktik ilmu hitam.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Jaka, warga Jorong Katimahar Nagari Panti Timur, pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 12.15 WIB. Saat melintas di area pemakaman untuk memetik buah kuini di kebunnya, Jaka mendapati salah satu makam dalam kondisi terbuka.

“Ketika dicek, benar makam ayah saya sudah dibongkar. Papan penutup liang lahat sudah terbuka,” ujar Kamal, anak almarhum Damiri, dengan nada heran.

Mendapati hal tersebut, Kamal langsung melaporkan kejadian ke pihak jorong dan wali nagari. Tak lama kemudian, Kapolsek Panti bersama anggota Satreskrim Polres Pasaman tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Untuk memastikan kondisi jasad, aparat bersama keluarga kembali membuka makam almarhum Damiri yang baru dua bulan dimakamkan. Hasilnya, jasad masih utuh, namun sebagian kain kafan dan tali pengikat pinggang hilang diduga diambil seseorang.

Temuan itu memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Banyak warga meyakini pembongkaran makam berkaitan dengan praktik ilmu hitam atau ritual tertentu yang dikenal sebagai “pemutus kaji”.

“Kalau bukan karena ilmu hitam, tidak mungkin orang nekat melakukan hal seperti ini,” ujar salah seorang warga.

Kapolsek Panti menegaskan pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

“Kami akan mengusut kasus ini hingga tuntas untuk mengetahui motif pelaku,” tegasnya.

Peristiwa ini membuat warga sekitar resah. Selain dinilai melanggar norma hukum dan agama, tindakan tersebut juga dianggap mencederai kesucian makam serta dikhawatirkan mengganggu ketenteraman masyarakat. (Tim)

 

Berita Terkait

Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali
Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus
Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla
Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan
PJS Undang Zulkifli Hasan Buka Rakernas III di Batam, Kehadiran Belum Dipastikan
Pemko Medan Percepat Aslinmas, Satlinmas Baru Ada di 42 Kelurahan
232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T
Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang, Sopir Ditangkap Usai Dikejar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:56 WIB

PJS Undang Zulkifli Hasan Buka Rakernas III di Batam, Kehadiran Belum Dipastikan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:58 WIB

232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang, Sopir Ditangkap Usai Dikejar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Jalinsum Simalungun, Polisi Selidiki Dugaan Tabrak Lari

Berita Terbaru