ATAPKOTA.COM, TAPANULI UTARA – Anggota DPR RI Dr. Sihar Pangihutan Hamongan Sitorus, B.S.B.A., M.B.A., dari Fraksi PDI Perjuangan, menyosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Gedung Nasional Tapanuli Utara, Jumat (3/10/2025).
Sosialisasi berlangsung secara telekonferensi di hadapan ratusan peserta yang antusias mengikuti acara. Empat Pilar yang disampaikan mencakup Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Pada kesempatan yang sama, salah satu mitra Komisi IX DPR RI, BPJS Kesehatan, juga menyosialisasikan program JKN-KIS. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat.
Dalam sambutannya, Sihar menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan. “Sosialisasi Empat Pilar sangat penting. Melalui kemitraan dengan Komisi IX dan BPJS Kesehatan, kami ingin masyarakat semakin paham program-program dan sarana prasarana kesehatan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Program Gotong Royong bersama Kementerian Kesehatan harus diketahui masyarakat. “Amang-inang, jika masih ada yang belum jelas, silakan bertanya langsung kepada narasumber BPJS,” tambahnya.
Sihar mengingatkan pentingnya BPJS Kesehatan di tengah masyarakat. Sebagai wakil rakyat dari Dapil II Sumut, ia berjanji menyerap aspirasi untuk kesejahteraan rakyat. Ia menyinggung capaian nasional BPJS. “Pada awal Juli 2025, peserta BPJS Kesehatan mencapai 280,23 juta jiwa,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi pencapaian Kabupaten Tapanuli Utara. “Pemkab Taput baru saja meraih prestasi UHC dengan capaian 99 persen. Tingkat keaktifan peserta juga sudah 80 persen, dan ini sangat membanggakan,” tutupnya.
Sebagai narasumber, Elseria Riris Sitinjak (Kabag Mutu Layanan Kepesertaan, BPJS Kesehatan Sibolga), menjelaskan prioritas utama BPJS. “Kami terus meningkatkan mutu layanan dengan memperluas kanal, misalnya aplikasi Mobile JKN dan layanan via WhatsApp,” katanya.
Sementara itu, Isabella M. Sianipar (Kepala BPJS Taput), menambahkan data terbaru. “Per 1 Desember 2024, peserta BPJS Kesehatan di Tapanuli Utara mencapai 321.595 jiwa dari total 329.252 penduduk. Artinya 97,67 persen warga Taput sudah terdaftar. Kita patut bangga karena Taput berhasil meraih status **Universal Health Coverage (UHC),” jelasnya. (BM/red)

































