Bobby Nasution Dorong Kepala Daerah di Sumut Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Usaha

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:50 WIB

40301 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Anindya Bakrie, Anggota DPD RI asal Sumut Dedi Iskandar Batubara serta Ketua Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara, pada pembukaan Kadin Fest 2025 Sumut  dengan tajuk

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Anindya Bakrie, Anggota DPD RI asal Sumut Dedi Iskandar Batubara serta Ketua Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara, pada pembukaan Kadin Fest 2025 Sumut dengan tajuk "North Sumatera Investmen Industry Trade & Halal Expo", di Gedung Serbaguna Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tapiandaya, Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (13/10/2025).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendorong seluruh kepala daerah di Sumut agar memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha. Upaya ini dinilainya penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah di tengah efisiensi anggaran pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat membuka North Sumatera Investment Industry Trade & Halal Expo 2025, yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumut di Aula Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Tapian Daya, Medan, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang menghadirkan berbagai kemudahan dan insentif investasi menjadi peluang besar bagi Sumut untuk tumbuh lebih pesat. “Antara pemerintah dan dunia usaha itu akan baik jika hubungannya harmonis. Hari ini kami berjalan berdampingan, dan kita tunggu hasilnya dari KADIN,” ujar Bobby.

Ia menegaskan, pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional 8%, sementara Sumut diharapkan mampu menyumbang 6,7–7,2%. Karena itu, kepala daerah diminta aktif menarik investasi dan memperkuat sinergi kebijakan ekonomi daerah.

Bobby juga menjelaskan bahwa penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) bukan bentuk pengurangan, melainkan strategi efisiensi yang menggantikan mekanisme lama dengan program berbasis pertumbuhan. Ia menyebutkan, nilai penyesuaian TKD mencapai Rp9 triliun, terdiri dari Rp1,1 triliun untuk provinsi dan Rp8 triliun untuk kabupaten/kota.

“Para kepala daerah harus bersahabat dengan dunia usaha. Kalau bisa, kebijakan pemerintah mengikuti hal-hal yang membuat dunia usaha lebih baik. Harus ramah bahkan memanjakan dunia usaha seperti anak bayi yang perlu diayomi agar tumbuh sehat. Jangan sampai dunia usaha kita seperti stunting, pertumbuhannya terganggu,” tegasnya.

Selain mendorong kemitraan, Bobby juga menyoroti pentingnya investasi daerah untuk memperluas lapangan kerja. Ia berharap KADIN Sumut dapat menggelar kegiatan serupa di seluruh kabupaten/kota agar kesadaran akan peran dunia usaha semakin meluas.

Lebih lanjut, Bobby mengusulkan pembentukan entitas ekonomi besar antardaerah di Sumatera, dengan kolaborasi BUMD se-Sumatera untuk membangun kekuatan ekonomi baru seperti “Danantara”. Ia juga memaparkan rencana pembangunan Kawasan Industri Sumut di Tanjung Kasau, Batubara, dengan lahan 2.500 hektare yang akan diberikan secara gratis kepada investor berkomitmen investasi minimal Rp1 triliun.

Menutup sambutannya, Bobby menekankan pentingnya penguatan industri halal. “Kami mengapresiasi KADIN yang mengangkat tema halal. Negara Muslim harusnya jadi pengimpor utama produk halal, bukan justru Cina atau Australia,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie menilai Sumut memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi Sumatera dan nasional. Ia menyebut kepemimpinan daerah yang progresif menjadi modal kuat dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif. (RAP)

Berita Terkait

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?
Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari
Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap
Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?
Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong
Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan
Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:28 WIB

Usai Diberitakan, Bendera Merah Putih Berkibar di SMKN 3 Pematangsiantar: Apa Sanksi Lalai ke Pihak Sekolah?

Selasa, 21 April 2026 - 13:10 WIB

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 April 2026 - 11:45 WIB

Capaian 100 Hari Polres Karo: Dari Kasus Kriminal hingga Ladang Ganja Terungkap

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Tiga Kali Ditolak, Akses Wartawan ke SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Dibatasi: Apa Ada yang Disembunyikan?

Selasa, 21 April 2026 - 10:12 WIB

Nasionalisme Dipertanyakan: SMKN 3 Pematangsiantar Biarkan Tiang Bendera Kosong

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI

Berita Terbaru

Prakiran Cuaca Perjam untuk Kota Pematangsiantar

Cuaca & bencana

Prakiraan Cuaca 21 April 2026: Pematangsiantar Diguyur Hujan Sore Hari

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:10 WIB