Pengurus Mantan Pemain PSMS Resmi Dikukuhkan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:43 WIB

40151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rico Waas mendorong kebangkitan sepak bola Medan saat pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS serta mendukung kompetisi antarklub kembali digelar.

Rico Waas mendorong kebangkitan sepak bola Medan saat pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS serta mendukung kompetisi antarklub kembali digelar.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Kota Medan mengemuka dalam pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan yang berlangsung di Stadion Kebun Bunga, Minggu (14/6/2026). Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menilai momentum tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah, para legenda PSMS, dan insan olahraga demi membangkitkan kembali prestasi sepak bola Kota Medan.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan para mantan pemain PSMS bukan sekadar bagian dari sejarah, melainkan legenda yang telah membawa nama Kota Medan dikenal di pentas sepak bola nasional.

“Hari ini kita melihat semangat yang tetap menyala dari para legenda PSMS. Jangan lagi menyebut mereka mantan pemain, karena mereka adalah legenda yang telah mengukir prestasi dan mengharumkan nama Kota Medan di sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Rico juga menekankan pentingnya menjaga sejarah dan warisan PSMS sebagai sumber motivasi bagi generasi muda. Salah satu gagasan yang disampaikannya ialah menghadirkan nama-nama legenda PSMS di kawasan Stadion Teladan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka.

“Saya ingin nama-nama legenda PSMS terpajang di dinding Stadion Teladan. Harapannya, siapa pun yang datang akan melihat sejarah besar PSMS dan termotivasi untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Medan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rico Waas turut menyatakan dukungannya terhadap usulan anggota DPRD Kota Medan, H. Iswanda Nanda Ramli, terkait rencana menghidupkan kembali kompetisi sepak bola antarklub di Kota Medan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kompetisi lokal yang dahulu diikuti sekitar 40 klub kini mengalami penurunan hingga hanya menyisakan sekitar 10 klub aktif. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.

Karena itu, ia mengajak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, KONI Kota Medan, Askot PSSI Kota Medan, serta seluruh insan sepak bola untuk bersama-sama mempersiapkan penyelenggaraan kompetisi tersebut.

“Kalau semua memiliki komitmen dan menjaga semangat kebersamaan, insya Allah tahun depan kompetisi itu bisa kembali digelar. Kita memiliki waktu sekitar satu tahun untuk mempersiapkannya dengan baik,” ucapnya.

Ia menambahkan, sejumlah lapangan sepak bola di Kota Medan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pertandingan, sedangkan babak semifinal hingga final direncanakan berlangsung di Stadion Teladan.

Dalam acara tersebut, Rico Waas juga menyerahkan tiga trofi yang pernah diraih PSMS pada ajang Piala Emas Bang Yos (PEBY). Selama ini, trofi tersebut disimpan di Balai Kota Medan sebagai bagian dari dokumentasi sejarah prestasi klub berjuluk Ayam Kinantan.

Sementara itu, Ketua Pengurus Mantan Pemain PSMS, Abdul Rahman Gurning, mengatakan organisasi yang baru dikukuhkan akan berfokus mendukung pembinaan sepak bola usia dini sebagai salah satu upaya melahirkan regenerasi pemain.

Program awal yang disiapkan meliputi pembinaan kelompok usia U-13, U-15, dan U-17 guna mencetak bibit-bibit pesepak bola potensial dari Kota Medan.

Selain itu, organisasi juga merencanakan pertandingan persahabatan antara Pemerintah Kota Medan melawan tim legenda PSMS di Stadion Teladan sebagai bagian dari upaya membangkitkan kembali semangat dan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola daerah.

Ketua Panitia, Iwan Karo Karo, menilai pengukuhan kepengurusan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi para legenda PSMS sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam memajukan sepak bola Kota Medan. (MB/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru