Warga Kesal, Material Pekerjaan PUTR Pematangsiantar Tutupi Jalan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:31 WIB

40661 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Warga di Jalan Sibatu-batu, Kecamatan Sitalasari, Kota Pematangsiantar, mengeluhkan material pasir proyek yang menutup sebagian badan jalan pada Jumat malam (24/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.

Material tersebut diduga berasal dari pekerjaan proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar.

Salah seorang warga sekaligus pengguna jalan, Suwardi, menyampaikan kekesalannya terhadap pihak pelaksana proyek yang dianggap tidak memperhatikan kenyamanan masyarakat.

“Ini jalan umum yang digunakan warga untuk keluar masuk kendaraan. Tapi pemborongnya seperti tidak menghargai pengguna jalan. Pasir diletakkan begitu saja hingga menutup akses,” ujarnya dengan nada kesal.

Suwardi bersama beberapa warga bahkan terpaksa menggeser tumpukan pasir agar kendaraan bisa melintas.

“Kalau tidak kami geser, kendaraan tidak bisa lewat. Yang melaksanakan proyek ini terkesan arogan,” tambahnya sambil menunjuk arah pekerjaan drainase.

Ketika dikonfirmasi wartawan pada Sabtu pagi (25/10/2025), salah satu pelaksana proyek di lokasi berdalih bahwa material yang menutup jalan bukan berasal dari pihaknya, melainkan dari penyedia bahan bangunan.

“Bukan kami itu, Bang. Itu material panglong yang meletakkan di jalan,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya kesulitan menentukan lokasi penempatan material karena keterbatasan lahan.

“Mau ditaruh ke sebelah sana tidak bisa, ke sini juga tidak bisa,” ujarnya.

Namun, pantauan di lapangan menunjukkan masih terdapat beberapa area kosong yang bisa dijadikan tempat penyimpanan material tanpa harus menutup jalan.

Warga berharap Dinas PUTR Kota Pematangsiantar segera turun ke lokasi untuk menertibkan material yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Pasalnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama di malam hari ketika penerangan jalan terbatas.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUTR Kota Pematangsiantar belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut. (AK3)

Berita Terkait

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas
PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO
Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan
Jumat Berkah, Lizera Coffee dan DPC PJS Labuhanbatu Kompak Berbagi
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:05 WIB

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas

Senin, 7 September 2026 - 15:44 WIB

PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Jumat, 4 September 2026 - 16:58 WIB

Jumat Berkah, Lizera Coffee dan DPC PJS Labuhanbatu Kompak Berbagi

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Berita Terbaru