Harga Gabah di Aceh Timur Anjlok di Bawah HPP, Petani Meradang: Pemerintah Bungkam

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 23:40 WIB

40297 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi : Padi dalam karung.

Foto Ilustrasi : Padi dalam karung.

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Harga gabah di Aceh Timur kembali anjlok. Petani di Desa Paya Ueno, Kecamatan Rantau Perlak, mengeluhkan harga jual yang jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Junaidi, salah satu petani lokal, menyebut agen pembeli hanya menawarkan Rp 6.050 per kilogram. Angka ini terpaut jauh dari HPP nasional sebesar Rp 6.500 per kilogram yang telah ditetapkan Presiden.

“Kami sudah panen, tapi harga yang kami terima cuma Rp 6.050, bahkan kadang lebih rendah. Ini tidak adil dan membuat petani terus menderita. Anehnya, pemerintah dan aparat penegak hukum justru bungkam,” keluh Junaidi kepada media, Kamis (30/10/2025).

Ia menjelaskan, baik panen menggunakan mesin maupun manual, harga tetap sama. Tidak ada selisih yang bisa menutupi biaya tenaga kerja, pupuk, dan sewa lahan. Akibatnya, petani menanggung rugi meski hasil panen melimpah.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Aceh Timur. Saat daerah lain seperti Aceh Besar dan Aceh Barat Daya menikmati harga gabah Rp 8.200–Rp 9.000 per kilogram pada Juli 2025, Aceh Timur justru mengalami penurunan drastis hingga Rp 6.050 per kilogram pada September 2025.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata nasional harga gabah kering panen (GKP) pada Oktober 2025 mencapai Rp 6.700 per kilogram. Sementara itu, harga beras di tingkat nasional bahkan menyentuh Rp 27.708 per kilogram.

Seorang pembeli yang enggan disebutkan namanya mengakui bahwa perbedaan harga bergantung pada kualitas dan lokasi panen. Namun, banyak pihak menduga agen pembeli sengaja memainkan harga dengan alasan kualitas untuk menekan keuntungan petani.

“Kalau pemerintah benar-benar mau mensejahterakan petani, aparat harus turun langsung ke lapangan. Jangan hanya membuat aturan di atas kertas tanpa pengawasan,” tegas Junaidi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum. Ketidakjelasan sikap ini menimbulkan kekecewaan dan kecurigaan bahwa kebijakan HPP hanya menjadi formalitas tanpa pengaruh di lapangan. (HAS/red)

Berita Terkait

Diduga Langgar Kode Etik, ASN Pemko Medan Jalani Pemeriksaan Inspektorat
Bupati Samosir Serahkan 4 Ton Benih Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan Nasional
Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok
Polsek Binjai Kembali Grebek Barak Narkoba di Tandem Hilir, Tiga Bong Sabu Diamankan
Polres Simalungun Raih Dua Penghargaan Kapolri Sekaligus, Sabet Predikat Pelayanan Prima dan WBK
DPP PJS Tolak Keras Stigmatisasi “Londo Ireng”, Desak Presiden Prabowo Cabut Pernyataan dan Minta Maaf
Pemkab Asahan Gelar Aksi Bergizi di Sekolah, Fokus Cegah Anemia dan Percepatan Penurunan Stunting Remaja
Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Senilai 1,5 Miliar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:06 WIB

Diduga Langgar Kode Etik, ASN Pemko Medan Jalani Pemeriksaan Inspektorat

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bupati Samosir Serahkan 4 Ton Benih Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:38 WIB

Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:35 WIB

Polsek Binjai Kembali Grebek Barak Narkoba di Tandem Hilir, Tiga Bong Sabu Diamankan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:05 WIB

Polres Simalungun Raih Dua Penghargaan Kapolri Sekaligus, Sabet Predikat Pelayanan Prima dan WBK

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:35 WIB

Pemkab Asahan Gelar Aksi Bergizi di Sekolah, Fokus Cegah Anemia dan Percepatan Penurunan Stunting Remaja

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:22 WIB

Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Senilai 1,5 Miliar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:22 WIB

Bobby Nasution Apresiasi CKG Mitra Gojek, Dorong Penguatan Jaminan Kesehatan bagi Pekerja Transportasi Daring

Berita Terbaru

Dugaan peredaran 5 kilogram ganja di Batang Angkola. Dua orang diamankan.

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Sita Diduga 5 Kilogram Ganja dan Dalami Jaringan Pemasok

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:38 WIB