Haornas ke-43, 13 Legenda Olahraga Sumut Terima Tali Asih dari Bobby Nasution

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WIB

4069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Gubernur Suamtera Utara (Sumut) Bobby Nasution menjadi Pembina Upacara pada Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-XLIII Tahun 2026 di Lapengan Apel Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (14/9/2026).

Gubernur Suamtera Utara (Sumut) Bobby Nasution menjadi Pembina Upacara pada Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-XLIII Tahun 2026 di Lapengan Apel Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Senin (14/9/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi yang dinilai telah mengharumkan nama Sumut dan Indonesia di berbagai ajang olahraga internasional. Apresiasi tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (14/9/2026).

Sebanyak 13 purna olahragawan menerima tali asih tersebut. Mereka terdiri atas tujuh olahragawan disabilitas dan enam olahragawan.

Pemprov Sumut memberikan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para atlet yang telah mengukir prestasi serta membawa nama Sumut dan Indonesia dalam berbagai kompetisi internasional.

Sejumlah nama yang menerima tali asih memiliki rekam jejak prestasi di tingkat regional hingga internasional. Di antaranya Sutiyono, legenda balap sepeda yang tercatat meraih tujuh medali emas SEA Games; Lidya S. Titaley dengan empat medali emas; Mardi Lestari yang dikenal sebagai salah satu sprinter terbaik Asia; serta petinju Lamhot Simamora.

Dari kalangan olahragawan disabilitas, terdapat Azhar Panjaitan yang meraih empat medali emas catur ASEAN Para Games dan Ismayuddin Simangunsong dengan satu medali emas catur ASEAN Para Games.

Rosalina Manurung juga menerima tali asih atas catatan prestasinya yang meliputi enam medali emas catur ASEAN Para Games dan satu medali emas Asian Para Games.

Penerima lainnya yakni Yuddi Ana dengan satu medali emas tolak peluru ASEAN Para Games, Anto Boy dengan tiga medali emas ASEAN Para Games, serta Nasip Farta Simanja yang tercatat mengoleksi 10 medali emas catur ASEAN Para Games.

“Ini salah satu bentuk apresiasi dan penghormatan masyarakat Sumut karena telah mengharumkan nama Sumut dan Indonesia di dunia, menorehkan prestasi yang luar biasa dan keaktifan bapak/ibu sekalian di dunia olahraga,” ujar Bobby Nasution seusai upacara.

Selain memberikan penghargaan kepada para purna olahragawan, Bobby Nasution menekankan pentingnya membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.

Menurutnya, prestasi atlet tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan masyarakat dalam berolahraga. Karena itu, pembinaan olahraga perlu dibangun sebagai sebuah ekosistem yang melibatkan masyarakat, atlet, pembina, hingga sektor industri.

“Kita harus ingat, atlet-atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga. Karena itu, budaya olahraga, prestasi, dan industrinya harus kita bangun sebagai satu kesatuan ekosistem,” kata Bobby yang bertindak sebagai pembina upacara Haornas ke-43.

Bobby berharap pembangunan ekosistem olahraga di Sumut tidak berhenti pada pencapaian prestasi di arena pertandingan. Menurutnya, olahraga juga perlu berkembang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Pengembangan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi olahraga, atlet, pembina, komunitas, dunia pendidikan, hingga pelaku usaha.

Pemberian tali asih menjadi bentuk penghormatan kepada para atlet yang telah memberikan kontribusi bagi Sumut dan Indonesia. Namun, apresiasi terhadap para legenda olahraga juga perlu berjalan beriringan dengan pembinaan atlet generasi berikutnya.

Pernyataan mengenai pembangunan ekosistem olahraga menjadi penting karena keberhasilan olahraga tidak hanya ditentukan oleh munculnya atlet berprestasi, tetapi juga oleh keberlanjutan pembinaan, fasilitas, kompetisi, kesejahteraan atlet, serta dukungan terhadap atlet setelah memasuki masa purna.

Dengan demikian, momentum Haornas ke-43 tidak hanya menjadi ruang untuk memberikan penghargaan kepada para purna olahragawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan olahraga Sumut mampu menciptakan regenerasi atlet secara berkelanjutan.

Upacara peringatan Haornas ke-43 tersebut turut dihadiri Pj Sekdaprov Sumut Timor Tumanggor, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, Ketua NPCI Sumut Alan Sastra Ginting, serta Ketua Kormi Muhammad Daffasya Adnan.

Hadir pula jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut, atlet-atlet Sumut, dan sejumlah pegiat olahraga lainnya.(AP/red)

 

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru