Pemprov Sumut Tegaskan Rumah Sakit Wajib Layani Pasien dengan KTP, Termasuk yang Menunggak BPJS

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 11:41 WIB

40335 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meluncurkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Deliserdang, baru-baru ini.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meluncurkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Deliserdang, baru-baru ini.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa seluruh rumah sakit tidak boleh menolak pasien yang berobat hanya dengan KTP. Kebijakan ini juga berlaku bagi pasien yang memiliki tunggakan BPJS Kesehatan.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari Program Berobat Gratis (Probis), yang termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program ini menunjukkan komitmen Pemprov Sumut mewujudkan pelayanan kesehatan gratis dan merata bagi seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut Faisal Hasrimy menegaskan hal itu saat menanggapi laporan penolakan pasien di beberapa rumah sakit, Jumat (7/11/2025).

“Pemprov Sumut menegaskan agar tidak ada lagi alasan bagi fasilitas kesehatan menolak pasien UHC. Semua pasien wajib dilayani optimal tanpa harus menunggu proses administrasi. Mereka diberi waktu 3×24 jam,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan bahwa Dinkes Sumut telah melakukan sosialisasi kepada 172 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan terkait pelaksanaan Probis dan Universal Health Coverage (UHC).

“Pasien yang datang ke IGD, walaupun nonaktif BPJS, menunggak, atau belum memiliki BPJS, tetap dapat dilayani menggunakan KTP,” jelasnya.

Menanggapi laporan penolakan pasien, Dinkes telah berkoordinasi dengan rumah sakit yang dilaporkan masyarakat. Dari hasil komunikasi, sebagian petugas belum menerima informasi menyeluruh dari pihak manajemen rumah sakit.

Untuk mempercepat penyelesaian masalah, Dinkes Sumut telah menunjuk PIC (penanggung jawab) di 33 kabupaten/kota. Nama dan nomor kontak PIC sudah disebarkan agar masyarakat mudah mengakses bantuan. PIC bertugas membantu aktivasi kepesertaan BPJS bagi pasien bermasalah atau belum terdaftar.

Selain kendala administratif, Faisal menyebut masih ada masalah teknis, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak sinkron dengan Kartu Keluarga (KK). Kondisi ini kerap menghambat proses aktivasi BPJS.

“Contohnya, pasien yang hendak melahirkan tetapi masih satu KK dengan orang tuanya. Meski begitu, pasien tetap diberi waktu 3×24 jam untuk menyelesaikan administrasi dengan Dukcapil,” tambah Faisal.

Pemprov Sumut melalui Dinkes berkomitmen terus mengevaluasi kinerja fasilitas kesehatan agar pelayanan UHC berjalan maksimal.

“Setiap warga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku. Pemprov Sumut memastikan tidak ada lagi masyarakat yang ditolak berobat karena kendala administrasi,” tegas Faisal.

Dengan kebijakan ini, Pemprov Sumut berharap tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan medis. Semua warga cukup membawa KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dan inklusif. (AK1)

Berita Terkait

Pemkab Asahan Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Buka Peluang Kerja dan Tekan Pengangguran
Tindak Lanjut Edaran Kapolri, Kapolda Sumut Akan Larang Personel Gunakan Vape
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut 2026, Samsat Dipadati Warga
Wapres Gibran Tinjau RSUD Kondosapata, Dorong Penambahan Dokter dan Fasilitas Medis
KPK Dorong Penambahan Penyuluh Antikorupsi Tersertifikasi di Sumatera Utara
Wali Kota Wesly Silalahi Terima Kakanwil DJP Sumut II, Bahas Edukasi Pajak dan Potensi PAD
7.264 Pengendara Ditindak dan Ditegur, Polda Sumut Kedepankan Edukasi Keselamatan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Asahan Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Buka Peluang Kerja dan Tekan Pengangguran

Senin, 2 November 2026 - 20:25 WIB

Tindak Lanjut Edaran Kapolri, Kapolda Sumut Akan Larang Personel Gunakan Vape

Senin, 2 November 2026 - 18:33 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut 2026, Samsat Dipadati Warga

Senin, 2 November 2026 - 17:29 WIB

Wapres Gibran Tinjau RSUD Kondosapata, Dorong Penambahan Dokter dan Fasilitas Medis

Senin, 2 November 2026 - 16:45 WIB

KPK Dorong Penambahan Penyuluh Antikorupsi Tersertifikasi di Sumatera Utara

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WIB

7.264 Pengendara Ditindak dan Ditegur, Polda Sumut Kedepankan Edukasi Keselamatan

Senin, 2 November 2026 - 13:41 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 10:45 WIB

Kapolda Sumut Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Bagikan Helm kepada Pengendara

Berita Terbaru