Pemprov Sumut Tegaskan Rumah Sakit Wajib Layani Pasien dengan KTP, Termasuk yang Menunggak BPJS

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 11:41 WIB

40319 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meluncurkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Deliserdang, baru-baru ini.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meluncurkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Deliserdang, baru-baru ini.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa seluruh rumah sakit tidak boleh menolak pasien yang berobat hanya dengan KTP. Kebijakan ini juga berlaku bagi pasien yang memiliki tunggakan BPJS Kesehatan.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari Program Berobat Gratis (Probis), yang termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program ini menunjukkan komitmen Pemprov Sumut mewujudkan pelayanan kesehatan gratis dan merata bagi seluruh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut Faisal Hasrimy menegaskan hal itu saat menanggapi laporan penolakan pasien di beberapa rumah sakit, Jumat (7/11/2025).

“Pemprov Sumut menegaskan agar tidak ada lagi alasan bagi fasilitas kesehatan menolak pasien UHC. Semua pasien wajib dilayani optimal tanpa harus menunggu proses administrasi. Mereka diberi waktu 3×24 jam,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan bahwa Dinkes Sumut telah melakukan sosialisasi kepada 172 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan terkait pelaksanaan Probis dan Universal Health Coverage (UHC).

“Pasien yang datang ke IGD, walaupun nonaktif BPJS, menunggak, atau belum memiliki BPJS, tetap dapat dilayani menggunakan KTP,” jelasnya.

Menanggapi laporan penolakan pasien, Dinkes telah berkoordinasi dengan rumah sakit yang dilaporkan masyarakat. Dari hasil komunikasi, sebagian petugas belum menerima informasi menyeluruh dari pihak manajemen rumah sakit.

Untuk mempercepat penyelesaian masalah, Dinkes Sumut telah menunjuk PIC (penanggung jawab) di 33 kabupaten/kota. Nama dan nomor kontak PIC sudah disebarkan agar masyarakat mudah mengakses bantuan. PIC bertugas membantu aktivasi kepesertaan BPJS bagi pasien bermasalah atau belum terdaftar.

Selain kendala administratif, Faisal menyebut masih ada masalah teknis, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak sinkron dengan Kartu Keluarga (KK). Kondisi ini kerap menghambat proses aktivasi BPJS.

“Contohnya, pasien yang hendak melahirkan tetapi masih satu KK dengan orang tuanya. Meski begitu, pasien tetap diberi waktu 3×24 jam untuk menyelesaikan administrasi dengan Dukcapil,” tambah Faisal.

Pemprov Sumut melalui Dinkes berkomitmen terus mengevaluasi kinerja fasilitas kesehatan agar pelayanan UHC berjalan maksimal.

“Setiap warga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku. Pemprov Sumut memastikan tidak ada lagi masyarakat yang ditolak berobat karena kendala administrasi,” tegas Faisal.

Dengan kebijakan ini, Pemprov Sumut berharap tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan medis. Semua warga cukup membawa KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dan inklusif. (AK1)

Berita Terkait

Wali Kota Medan Tegaskan Peran Suami Kunci Keberhasilan Ibu Berikan ASI Eksklusif
Pesta Olob-Olob GKPS Medan Barat Diisi Beragam Kegiatan Sosial, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi
MTQ Nasional XXXI di Semarang, Wagub Surya Bawa Pesan Bobby Nasution untuk Kafilah Sumut
Wali Kota Wesly Silalahi Ikuti KPPD Lemhannas RI, Dalami Strategi Kepemimpinan Daerah
Jambore Posyandu XIII Asahan Resmi Dibuka, Bupati Taufik Minta Kader Perkuat Pelayanan Anak
Ketua APPI Soroti PDAM Peusada: Tiga Periode Kepemimpinan, Utang dan Pelayanan Dipertanyakan
KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Prabowo Dorong Komitmen Jadi Hasil Nyata
Bawa Spirit Bandung ke KTT BRICS, Prabowo: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:22 WIB

Wali Kota Medan Tegaskan Peran Suami Kunci Keberhasilan Ibu Berikan ASI Eksklusif

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIB

Pesta Olob-Olob GKPS Medan Barat Diisi Beragam Kegiatan Sosial, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 17:56 WIB

MTQ Nasional XXXI di Semarang, Wagub Surya Bawa Pesan Bobby Nasution untuk Kafilah Sumut

Minggu, 13 September 2026 - 16:15 WIB

Wali Kota Wesly Silalahi Ikuti KPPD Lemhannas RI, Dalami Strategi Kepemimpinan Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 15:21 WIB

Jambore Posyandu XIII Asahan Resmi Dibuka, Bupati Taufik Minta Kader Perkuat Pelayanan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 15:00 WIB

KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Prabowo Dorong Komitmen Jadi Hasil Nyata

Minggu, 13 September 2026 - 13:49 WIB

Bawa Spirit Bandung ke KTT BRICS, Prabowo: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh

Minggu, 13 September 2026 - 12:53 WIB

Momen Akrab Prabowo Bersama Modi, Putin, dan Xi Jelang Pembukaan KTT BRICS

Berita Terbaru