Eskalasi Bencana di Sumut Meningkat, 212 Korban Tercatat dan 88 Orang Masih Dicari

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 16:51 WIB

4083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan melaksanakan pembersihan puing dan pencarian korban.

Tim gabungan melaksanakan pembersihan puing dan pencarian korban.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Polda Sumatera Utara terus memperbarui perkembangan penanganan bencana alam yang terjadi sejak 24 hingga 27 November 2025. Berdasarkan laporan resmi Kapolda Sumut kepada Kapolri pada Kamis (27/11) pukul 12.30 WIB, sebanyak 221 kejadian bencana tercatat di 12 kabupaten/kota. Kejadian tersebut meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, hingga puting beliung yang muncul akibat hujan ekstrem berhari-hari.

Bencana ini mengakibatkan 212 korban, terdiri dari 43 meninggal dunia, 81 luka-luka, serta 88 warga masih dalam pencarian. Selain itu, total 1.168 warga terpaksa mengungsi ke berbagai lokasi aman. Tapanuli Utara dengan 54 kejadian dan Tapanuli Tengah dengan 44 kejadian menjadi wilayah dengan dampak terbesar.

Laporan rinci menunjukkan kondisi beragam di tiap kabupaten/kota. Di Mandailing Natal, 12 kejadian tercatat tanpa korban jiwa, tetapi 400 warga mengungsi. Kota Padang Sidempuan mencatat satu korban meninggal dunia dan 120 warga mengungsi. Sementara Pakpak Bharat mengalami 24 kejadian longsor dengan dua korban meninggal dunia.

Situasi paling berat terjadi di Tapanuli Selatan dengan total 90 korban, terdiri dari 73 warga luka-luka dan 17 meninggal dunia. Selain itu, 500 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Tapanuli Tengah melaporkan empat korban meninggal dunia dan tiga masih dicari. Sementara itu, Tapanuli Utara mencatat 41 korban, termasuk sembilan meninggal dunia dan 31 warga hilang.

Sejumlah wilayah lain seperti Humbang Hasundutan, Nias Selatan, Sibolga, Serdang Bedagai, dan Langkat juga terdampak. Langkat bahkan mencatat 750 warga mengungsi akibat 23 kejadian banjir.

Polda Sumut bersama polres jajaran terus menjalankan operasi tanggap darurat. Personel Ditsamapta dan Brimob dikerahkan untuk pembersihan badan jalan serta operasi SAR di lokasi yang terisolasi material longsor. Tim Dokkes memberikan layanan medis, sedangkan Bid TIK mengaktifkan jaringan Starlink untuk daerah yang terputus akses komunikasinya. Petugas lalu lintas juga mengatur arus kendaraan di jalur yang terdampak.

Selain itu, sejumlah posko darurat kepolisian didirikan sebagai pusat layanan masyarakat. Empat wilayah tambahan Langkat, Padang Sidempuan, Nias Selatan, dan Serdang Bedagai, dilaporkan terdampak dalam update terbaru.

Kapolda Sumut menegaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi penyebab utama eskalasi bencana tahun ini. Karena itu, Polda Sumut menunggu dukungan helikopter dari Mabes Polri untuk mempercepat evakuasi dan distribusi bantuan ke lokasi yang tidak dapat dijangkau kendaraan darat. Helikopter direncanakan dapat terbang pada esok pagi jika cuaca memungkinkan.

Upaya pembersihan akses dan pencarian korban hilang terus berlangsung. Di sisi lain, Polda Sumut berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan tempat pengungsian dan dapur umum. Enam truk logistik telah diberangkatkan ke Polres Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa seluruh jajaran terus bekerja tanpa henti demi mempercepat penanganan. (AK1)

Berita Terkait

Target PAD Parkir Rp 18 Miliar di Pematangsiantar, Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan
Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar
Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita
Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026
DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal
DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal
Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad
Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Target PAD Parkir Rp 18 Miliar di Pematangsiantar, Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB