ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny. Liswati Wesly Silalahi, menghadiri kegiatan Bagak Marnatal Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan SMA YP HKBP, Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Sabtu, 13 Desember 2025.
Rangkaian kegiatan Bagak Marnatal diawali dengan pagelaran musik di atas truk trailer yang berkeliling Kota Pematangsiantar. Arak-arakan tersebut berakhir di Lapangan SMA YP HKBP sebagai lokasi utama acara.
Di lokasi kegiatan, panitia menyuguhkan berbagai agenda, antara lain pameran UMKM, senam zumba, ibadah Natal bersama, lomba paduan suara, serta penampilan grup band Punxgoaran dan duet Dorman Manik bersama Rany Simbolon. Kegiatan ini menarik perhatian ribuan masyarakat dari berbagai kalangan.
Bagak Marnatal Tahun 2025 turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga, S.H., serta perwakilan Komisi VII DPR RI.
Penggagas Bagak Marnatal, Bane Raja Manalu, menyampaikan bahwa Bagak Marnatal Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan masyarakat pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
“Kita boleh prihatin, tetapi kita harus bangkit. Bangkit dari keterpurukan akibat bencana dan bangkit dari ketidakpedulian terhadap ekosistem serta kondisi lingkungan,” ujar Bane.
Ia menjelaskan, Bagak Marnatal telah digelar secara rutin sejak tahun 2022. Pada penyelenggaraan keempat ini, kegiatan tersebut dikemas lebih besar karena berstatus sebagai agenda nasional dan dihadiri lebih dari 5.000 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Bane juga mengajak seluruh hadirin untuk berdonasi bagi korban bencana di Sumatera Utara. Hingga akhir acara, donasi yang terkumpul tercatat melebihi Rp50 juta.
“Bagak Marnatal tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menggugah solidaritas dan kesadaran kita untuk lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan,” ujar Bane, yang juga merupakan anggota Komisi VII DPR RI.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi pelaksanaan Bagak Marnatal. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar festival, melainkan bagian dari pembangunan ekosistem kreativitas di Kota Pematangsiantar.
“Ini menjadi bukti bahwa perayaan budaya dan keagamaan dapat berjalan beriringan serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Pemerintah siap mendukung Pematangsiantar agar semakin maju di sektor ekonomi kreatif,” kata Riefky.
Usai acara, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Kota Pematangsiantar. Ia menilai kehadiran tersebut sebagai kehormatan sekaligus momentum penting untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan peluang usaha di daerah.
Wesly juga mengapresiasi peran Yayasan Bagak yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap Yayasan Bagak terus berkembang dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kota yang inklusif dan harmonis.
“Menjelang Natal Tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026, saya mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, menjaga persatuan, serta saling menopang. Mari kita rawat Pematangsiantar sebagai rumah bersama yang penuh kepedulian,” ujar Wesly. (IL)

































