ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah memasang puluhan unit kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di berbagai titik wilayah Kota Pematangsiantar. Hingga Desember 2025, sebanyak 50 unit CCTV telah terpasang dan berfungsi.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing, S.STP., M.Si., pada Selasa, 16 Desember 2025, mengimbau masyarakat, termasuk pengguna jalan yang melintas di Kota Pematangsiantar, agar memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memantau kondisi lalu lintas secara daring.
Masyarakat dapat mengakses pemantauan CCTV melalui laman resmi https://cctv.pematangsiantar.go.id.
“Kita sudah memiliki 50 unit CCTV yang terpasang di berbagai titik strategis dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memantau kondisi lalu lintas secara online,” kata Wesly.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing menjelaskan bahwa pemasangan CCTV terus digencarkan sejak implementasi program Siantar Smart City yang dimulai sekitar tahun 2022.
“Hingga Oktober 2025, untuk mendukung peningkatan keamanan publik, sudah terpasang 40 unit CCTV di berbagai lokasi. Pada bulan Desember 2025 ini, kita kembali menambah 10 unit CCTV di titik-titik baru,” jelas Johannes.
Adapun 10 titik baru pemasangan CCTV tersebut meliputi dua unit di Jalan Saribudolok atau ruas ring road Jalan Saribudolok, dua unit di Jalan Parapat atau jalan tembus ring road Parapat, dua unit di Jalan AMD Terminal Tanjung Pinggir dan Simpang Karang Sari Permai Jalan Medan, dua unit di ruas Jalan Sutomo–Jalan Vihara–Jalan Imam Bonjol, satu unit di Simpang Dua Jalan Sisingamangaraja–Jalan D.I. Panjaitan, serta satu unit di Jalan Melanthon Siregar simpang Jalan Bahkora II Atas.
Menurut Johannes, pemasangan CCTV di sejumlah titik tersebut memiliki berbagai tujuan strategis. Di antaranya untuk memantau keamanan dan ketertiban masyarakat, mendukung implementasi Siantar Smart City, memantau lalu lintas secara real-time, serta memberikan akses informasi publik secara terbuka melalui layanan daring.
“Selain itu, CCTV juga dapat berfungsi sebagai alat bukti dan pencegah tindak kriminal, serta membantu petugas merespons lebih cepat apabila terjadi insiden,” ujarnya.
Dengan penambahan jumlah CCTV tersebut, Johannes berharap Kota Pematangsiantar dapat semakin aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun pendatang. (IL/red)






























