ATAPKOTA.COM, TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Temu Pers bersama ratusan jurnalis dari berbagai media, Selasa, 16 Desember 2025, di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan insan pers untuk menyampaikan informasi, menyerap aspirasi, serta menerima masukan dan kritik konstruktif demi kemajuan Kabupaten Tapanuli Utara.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran, S.Si., M.Si., yang akrab disapa JTP, memimpin langsung pertemuan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya profesionalisme dan keberimbangan dalam pemberitaan.
“Banyak masyarakat bingung akibat perbedaan opini dan berita yang beredar di media sosial maupun media cetak. Transparansi memang semakin mudah diakses, namun informasi yang beredar belum tentu valid karena sering bersumber dari satu pihak saja,” ujar Jonius Taripar.
Ia berharap insan pers membiasakan verifikasi dengan menghadirkan lebih dari satu narasumber agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan akurat.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Taput terhadap keterbukaan informasi publik. Ia meminta rekan-rekan pers terus berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis untuk memperoleh data yang valid sesuai ketentuan perundang-undangan.
Terkait pembangunan daerah, Jonius Taripar menjelaskan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 telah disusun pada 2024, sehingga pelaksanaan visi dan misi kepemimpinan JTP–Dens berada pada masa transisi pemerintahan. Ia menyebut penguatan internal masih terus dilakukan agar program berjalan optimal.
Menanggapi isu lelang jabatan, Bupati menyatakan kebijakan tersebut merupakan hal wajar dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, roda pemerintahan tidak akan berjalan baik tanpa sinergi yang selaras antara organisasi perangkat daerah hingga pemerintah desa.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan perkembangan penanganan bencana alam. Status kedaruratan telah memasuki tahap kedua, dan seluruh wilayah terdampak dipastikan telah menerima bantuan pangan dan sembako. Namun, masih terdapat dua akses jalan utama antar desa yang belum dapat dilalui.
“Saat ini kami fokus pada pembangunan hunian. Bantuan hunian sementara berasal dari Ibu Suci sebanyak 200 unit dan dari Gubernur Jawa Barat, Pak KDM, sebanyak 50 unit rumah. Kami berharap Minggu mendatang dapat dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Menteri Perumahan,” ujar Jonius Taripar.
Temu Pers tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendrik Taruna Surbakti, serta Kepala Pelaksana BPBD Bonggas Pasaribu.
Perwakilan insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bonapasogit, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tapanuli Utara, Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Tapanuli Utara, serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Temu Pers tersebut. (BM)


































