ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Asahan menggelar Gebyar Pentas Seni dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, Selasa (24/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan.
Melalui kegiatan ini, para penyuluh agama menghadirkan ruang ekspresi kreatif sekaligus memperkuat peran penyuluhan keagamaan. Mereka menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat dengan pendekatan yang komunikatif dan inklusif melalui seni.
Gebyar Pentas Seni tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, M.A., jajaran Kemenag Asahan, para penyuluh agama se-Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan Kementerian Agama menunjukkan sinergi dalam membina kehidupan keagamaan yang harmonis di Kabupaten Asahan. Kolaborasi ini juga menegaskan dukungan bersama terhadap penguatan nilai moral dan spiritual masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, menyampaikan bahwa seni merupakan media efektif dalam penyuluhan keagamaan. Menurutnya, pendekatan seni mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan menyampaikan nilai moral secara lebih mudah dipahami.
Selain itu, ia menilai metode penyuluhan berbasis seni dapat mendukung program pembangunan daerah. Penyuluh agama diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat tanpa meninggalkan substansi nilai-nilai keagamaan.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto menegaskan peran strategis penyuluh agama sebagai ujung tombak pembinaan moral dan spiritual masyarakat. Ia menilai penyuluh agama memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Rianto juga mendorong para penyuluh agama memanfaatkan seni sebagai bagian dari metode dakwah dan penyuluhan. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat memperkuat pesan keagamaan sekaligus mempererat persatuan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kegiatan seperti Gebyar Pentas Seni ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. (DO)
































