Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Layanan RSUD Aceh Tamiang

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:55 WIB

40207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat, 30 Januari 2026,

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat, 30 Januari 2026,

ATAPKOTA.COM, ACEH TAMIANG — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat, 30 Januari 2026, guna memastikan pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir bandang dan longsor berjalan optimal.

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa penanganan pascabencana harus mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan keberlanjutan layanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Presiden menekankan bahwa negara tidak boleh membiarkan masyarakat berlarut-larut berada dalam kondisi darurat, sehingga pemulihan fasilitas kesehatan harus dilakukan secara terkoordinasi, transparan, serta berpihak pada keselamatan dan martabat warga.

RSUD Muda Sedia tercatat sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang terdampak paling parah akibat banjir besar pada akhir tahun 2025. Hampir seluruh area rumah sakit sempat terendam banjir, mengakibatkan sekitar 95 persen alat kesehatan serta sarana dan prasarana mengalami kerusakan berat atau hilang. Selain itu, enam unit ambulans milik rumah sakit juga sempat tidak dapat dioperasikan.

Meski menghadapi keterbatasan signifikan, melalui sinergi lintas sektor RSUD Muda Sedia mulai kembali beroperasi secara bertahap sejak 11 Desember 2025. Pada fase awal, layanan difokuskan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap yang dipusatkan di satu lokasi.

Hingga akhir Januari 2026, sejumlah layanan utama telah kembali berjalan, meliputi IGD dengan 28 tempat tidur, layanan rawat jalan, farmasi, ruang operasi, serta tiga ruang rawat inap dengan total 68 tempat tidur. Pelayanan intensif seperti ICU, PICU, NICU, dan perinatologi juga tetap berjalan meskipun masih menggunakan fasilitas yang terbatas.

Dalam kurun waktu 11 Desember 2025 hingga 28 Januari 2026, RSUD Muda Sedia telah melayani ribuan masyarakat terdampak bencana, dengan rincian 2.227 pasien IGD, 5.873 pasien rawat jalan, 1.893 pasien rawat inap, serta 147 tindakan operasi.

Pada peninjauan tersebut, Wapres mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan dan dukungan berbagai pihak yang memungkinkan pelayanan kesehatan tetap berlangsung di tengah kondisi darurat. Sejumlah bantuan telah disalurkan, mulai dari pembangunan sumur bor, pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan, hingga peminjaman sarana dan prasarana dari rumah sakit rujukan nasional serta berbagai lembaga, termasuk Kementerian Kesehatan, BNPB, Polri, komunitas, dan mitra swasta.

Wapres menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan sektor kesehatan sebagai bagian penting dari pemulihan pascabencana secara menyeluruh. Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak RSUD Muda Sedia, antara lain penambahan armada ambulans, penguatan sistem server rumah sakit, serta mesin cuci medis.

Selain itu, Wapres mendorong percepatan perbaikan sistem sanitasi, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta instalasi gas medis yang turut terdampak bencana, guna memastikan standar keselamatan dan kualitas layanan kesehatan dapat segera dipulihkan.

Peninjauan ini menegaskan kehadiran negara dalam memastikan masyarakat Aceh Tamiang kembali memperoleh akses layanan kesehatan yang aman, layak, dan berkelanjutan, seiring dengan pemulihan infrastruktur dan layanan publik pascabencana yang dilakukan secara terpadu.

Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA. (AK1)

Berita Terkait

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi
Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan
Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM
Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 23:32 WIB

Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 20:35 WIB

Belacan Khas Asahan Ditargetkan Tembus Pasar Thailand, Pemkab Siapkan Dukungan untuk UMKM

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Istilah Proyek Siluman Mencuat di Puskesmas BP Nauli, Pekerja Mengaku Tak Tahu Pemborong Pelaksana

Kamis, 3 September 2026 - 20:09 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Siapkan Modal Usaha bagi 50 Warga

Berita Terbaru