Seorang Karyawan PTPN IV Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:55 WIB

40127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Pelaku bersama istrinya saat berfoto di kebun teh di Wilayah Sumatera Utara

Diduga Pelaku bersama istrinya saat berfoto di kebun teh di Wilayah Sumatera Utara

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Seorang pria paruh baya berinisial SS, yang diketahui merupakan karyawan PTPN IV PalmCo Kebun Sei Kopas, diamankan aparat kepolisian atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari keluarga korban.

Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, SS diamankan oleh personel Polsek Bandar Pasir Mandoge pada Jumat sore, 6 Februari 2026, di rumahnya yang berada di kawasan Perumahan Kebun Sei Kopas, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara.

Seorang sumber yang mengetahui penanganan perkara tersebut mengatakan, dugaan pencabulan itu dilakukan terhadap sejumlah anak yang mengikuti kegiatan pengajian di lingkungan tempat tinggal pelaku.
“Kalau tidak salah, kejadiannya menjelang magrib. Korbannya anak-anak di bawah umur, anak pengajian,” ujar sumber kepada wartawan.

Terbongkarnya kasus ini bermula saat salah satu korban, sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya), terlihat menahan rasa sakit ketika buang air kecil. Sang ibu yang melihat kondisi itu sempat menanyakan keluhan anaknya, namun belum menaruh curiga telah terjadi tindak kekerasan seksual.

Kecurigaan baru muncul ketika ibu korban menemukan sejumlah uang tunai dalam jumlah tidak wajar di saku Bunga. Setelah didesak, Bunga mengaku uang tersebut diberikan oleh SS.
“Katanya dari si SS. Bukan dia saja yang dikasih, ada tiga orang lagi teman ngajinya,” tutur sumber menirukan pengakuan korban.

Keesokan harinya, ibu korban menyampaikan pengakuan itu kepada rekan kerja sekaligus atasannya. Bunga bersama tiga anak lain kemudian dipanggil dan dimintai keterangan. Keempatnya mengaku telah menjadi korban perbuatan cabul pelaku.

Untuk memastikan kondisi para korban, mereka langsung dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan pada hari yang sama. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya robekan pada organ intim Bunga yang mengindikasikan kekerasan seksual, sementara tiga korban lainnya tidak ditemukan tanda fisik serupa.

“Korban satu anak kelas 4 SD, si Bunga, dua lainnya kelas 3 SD. Hari itu juga dibuat laporan ke polisi,” kata sumber.

Sumber tersebut juga mengungkapkan, dugaan perbuatan cabul oleh SS bukan kali pertama terjadi. Beberapa waktu sebelumnya, pelaku disebut pernah terlibat kasus serupa, namun diselesaikan secara damai dan tidak sampai ke ranah hukum.

“Dulu juga pernah, tapi berdamai. Tidak sampai ke polisi. Padahal orangnya dikenal religius, rajin ibadah. Kami pun tidak menyangka,” ujar sumber.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PTPN IV PalmCo Kebun Sei Kopas belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi yang dikirimkan kepada Manajer Kebun Sei Kopas, Dahniar Jonas Purba, serta APK Hamzah Ali, belum mendapatkan respons.

Sementara itu, Kapolsek Bandar Pasir Mandoge, Iptu Erliyanto, membenarkan adanya penangkapan terhadap SS.
“Diamankan dan langsung dibawa ke Unit PPA,” ujar Erliyanto saat dikonfirmasi.

Secara terpisah, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Asahan, Iptu Rospita Nainggolan, memastikan bahwa perkara tersebut tengah diproses.
“Iya, sedang dalam proses,” kata Rospita melalui pesan WhatsApp, Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 13.53 WIB. (Rik/red)

Berita Terkait

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas
PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO
Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan
Jumat Berkah, Lizera Coffee dan DPC PJS Labuhanbatu Kompak Berbagi
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:05 WIB

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas

Senin, 7 September 2026 - 15:44 WIB

PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Jumat, 4 September 2026 - 16:58 WIB

Jumat Berkah, Lizera Coffee dan DPC PJS Labuhanbatu Kompak Berbagi

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Berita Terbaru