ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Siantar Barat digelar di Aula Kantor Camat, Jalan Purba, Kelurahan Timbang Galung, Jumat, 13 Februari 2026. Acara dibuka Asisten Administrasi Umum Kota Pematangsiantar, Dedy Tunasto Setiawan, S.H., M.H., mewakili Wali Kota Wesly Silalahi, S.H., M.Kn.
Dalam arahan tertulis Wali Kota yang dibacakan Dedy, Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan strategis dalam sistem perencanaan pembangunan daerah berbasis bottom-up planning. Aspirasi masyarakat dari tingkat kelurahan menjadi dasar penyusunan prioritas program dan kegiatan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Musrenbang menjadi jembatan antara kebutuhan riil masyarakat dengan kemampuan anggaran daerah. Sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh hajat hidup orang banyak,” tulis Wesly dalam sambutannya. Arahan ini selaras dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2023 tentang Tata Cara Perencanaan Pembangunan Daerah.
Wali Kota menambahkan, sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Pematangsiantar Tahun 2025–2029 dengan visi Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras, pembangunan tahun 2027 difokuskan pada penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Tema yang diusung adalah “Pemajuan Ekonomi Rakyat, Kreativitas Lokal, dan Keunggulan Produk Daerah.” Arah kebijakan mencakup pengembangan UMKM, kuliner dan ekonomi kreatif berbasis budaya; digitalisasi pemasaran produk unggulan kelurahan; festival budaya; serta pengembangan ruang publik kreatif sebagai daya tarik ekonomi sosial.
Wali Kota mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Siantar Barat, untuk menyatukan langkah dalam membangun Pematangsiantar yang lebih Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Camat Siantar Barat, Herwan A.R. Saragih, S.H., menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pembangunan daerah. Prosesnya dimulai dari rembuk warga, dilanjutkan Musrenbang kelurahan yang berlangsung 27–30 Januari 2026, hingga Musrenbang kecamatan.
Dalam forum ini dibahas 123 usulan yang mencakup sektor infrastruktur, ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, dan dana kelurahan. “Sektor prioritas akan dipilih karena keterbatasan anggaran daerah,” sebut Herwan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemko Pematangsiantar atas pembangunan Kantor Camat Siantar Barat di Jalan Purba, yang sempat tertunda karena pandemi COVID-19.
Turut hadir dalam Musrenbang, perwakilan Bappeda Kota Pematangsiantar, OPD terkait, Forkopimca Siantar Barat, kepala puskesmas, para lurah, Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Barat Ny. Widya Astuti Herwan Saragih, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pengurus organisasi lokal. (AP/red)

































