17 Klien Rehabilitasi Dititipkan, Yayasan Mengaku Tanggung Biaya Mandiri

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:17 WIB

40285 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang P3A Dinsos P3A Kota Pematangsiantar, Supratman Malau saat berfoto bersama Kontrubutor media Atapkota.com. (Foto : Valtin Sillitonga-atapkota)

Kepala Bidang P3A Dinsos P3A Kota Pematangsiantar, Supratman Malau saat berfoto bersama Kontrubutor media Atapkota.com. (Foto : Valtin Sillitonga-atapkota)

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Sejumlah yayasan rehabilitasi yang bermitra dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Pematangsiantar mengeluhkan minimnya dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Keluhan itu mencuat di Pematangsiantar pada Jumat, 20 Februari 2026, ketika para pengelola yayasan menyampaikan beban pembiayaan yang mereka tanggung selama bertahun-tahun.

Salah satu pengelola Yayasan Bethesda Dame, Diko Manik, menyebut lembaganya telah menampung 17 orang dengan gangguan kejiwaan yang dirujuk atau dititipkan Dinsos P3A dalam kurun lima tahun terakhir. Jumlah tersebut belum termasuk klien yang telah dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Menurut Diko, seluruh biaya kebutuhan dasar, pengobatan, hingga pendidikan anak dari salah satu klien ditanggung secara mandiri oleh yayasan. Anak tersebut, kata dia, kini telah duduk di bangku kelas I sekolah dasar.

“Seluruh pembiayaan kami tanggung sendiri. Bantuan dari Dinsos hanya sekali pada 2025 berupa beras, kacang hijau, susu, dan mi instan. Jumlahnya pun terbatas. Proposal yang kami ajukan setiap tahun belum pernah terealisasi,” ujar Diko.

Ia berharap pemerintah daerah memberikan dukungan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, mengingat layanan rehabilitasi menyangkut kelompok pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) yang membutuhkan pendampingan jangka panjang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang P3A Dinsos P3A Kota Pematangsiantar, Supratman Malau, mengatakan sejumlah panti sosial di daerah itu telah menjadi binaan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara. Pemerintah kota, kata dia, berperan memfasilitasi administrasi dan layanan dasar tertentu.

“Selama ini kami memfasilitasi identitas panti, rujukan berobat ke RSUD dr. Djasamen Saragih, serta bantuan penyediaan makanan tambahan (PMT) setiap tahun,” kata Supratman saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan bantuan PMT meliputi susu, kacang hijau, beras, minyak goreng, dan gula. Pada 2026, bantuan ditambah mi instan dan direncanakan disalurkan setiap triwulan melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Proses pengadaan, lanjutnya, telah terpusat melalui sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Supratman juga menyatakan, apabila terdapat klien tanpa identitas atau keluarga yang meninggal dunia, Dinsos P3A memfasilitasi proses pemakaman sesuai agama yang dianut, termasuk penyediaan lahan dan kebutuhan seremoni dasar.

Ia mengakui peran yayasan rehabilitasi di Pematangsiantar cukup besar dalam membantu PPKS terlantar, khususnya mereka yang tidak terlacak keluarganya. “Kami tetap berupaya bersinergi sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.

Persoalan dukungan anggaran terhadap lembaga rehabilitasi ini menjadi sorotan, mengingat keberlanjutan layanan sosial sangat bergantung pada kolaborasi pemerintah dan lembaga mitra. Transparansi alokasi anggaran serta skema kemitraan yang jelas dinilai penting untuk memastikan perlindungan kelompok rentan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas
PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO
Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan
Jumat Berkah, Lizera Coffee dan DPC PJS Labuhanbatu Kompak Berbagi
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba
Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:05 WIB

Lima Calon Mahasiswa ULB Terima Beasiswa Penuh, Doni Nasution Dukung Labuhanbatu Cerdas

Senin, 7 September 2026 - 15:44 WIB

PGI Dorong Gereja Perkuat Perlindungan Pekerja Migran dan Cegah TPPO

Sabtu, 5 September 2026 - 12:40 WIB

Patroli Malam Sat Lantas Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar–Perdagangan

Jumat, 4 September 2026 - 16:58 WIB

Jumat Berkah, Lizera Coffee dan DPC PJS Labuhanbatu Kompak Berbagi

Kamis, 3 September 2026 - 23:37 WIB

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik saat Bertemu Prabowo

Kamis, 3 September 2026 - 22:35 WIB

Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat P4GN, Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkoba

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

Wapres Gibran Dukung Inovasi Mahasiswa UB, Rompi Anti-Tantrum Didorong Segera Dihilirisasi

Kamis, 3 September 2026 - 21:00 WIB

Gunung Sinabung Masih Siaga, 374 Warga Bertahan di Pengungsian dan 202 Personel Disiagakan

Berita Terbaru