Implementasi Kesepakatan Dagang RI–AS, Indonesia Alokasikan USD15 Miliar untuk Impor Energi dari Amerika

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:23 WIB

40222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026.

ATAPKOTA.COM, WASHINGTON,D.C – Pemerintah Indonesia mulai mengimplementasikan kesepakatan perdagangan strategis antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui kebijakan sektor energi dan sumber daya mineral. Fokusnya: menjaga keseimbangan neraca perdagangan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan sektor ESDM mendapat mandat untuk merealisasikan pembelian energi dari Amerika Serikat senilai sekitar USD15 miliar.

“Kita dari sektor ESDM akan membelanjakan kurang lebih USD15 miliar. Itu terdiri atas pembelian BBM jadi, LPG, dan crude,” ujar Bahlil kepada awak media di Washington, D.C., Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026).

Menurut dia, kebijakan tersebut bukan menambah volume impor, melainkan menggeser sebagian sumber pasokan dari sejumlah negara di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika ke Amerika Serikat.

“Secara keseluruhan neraca komoditas pembelian BBM dari luar negeri tetap sama, hanya sumbernya yang kita geser,” kata Bahlil.

Ia menambahkan, mekanisme pembelian tetap mempertimbangkan prinsip keekonomian yang saling menguntungkan bagi kedua negara maupun badan usaha yang terlibat.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyatakan perseroan telah merintis kerja sama dengan sejumlah mitra strategis Amerika Serikat. Nota kesepahaman diteken untuk pengembangan teknologi pemulihan lapangan minyak (enhanced oil recovery/EOR).

“Kerja sama ini tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan praktik terbaik global,” ujarnya.

Pemerintah menyebut implementasi kesepakatan dagang RI–AS ini sebagai langkah pragmatis untuk memperkuat kemitraan global sekaligus menjaga kepentingan nasional di tengah dinamika pasar energi internasional. (Edward/red)

Berita Terkait

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter
Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan
Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai
Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM
Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja
Polsek Dolok Batu Nanggar dan SMK Al Washliyah 7 Serbalawan Teken MoU Cegah Bullying
ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri
Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Peresmian Aula SMP Bintang Timur, Pemko Pematangsiantar Tekankan Pendidikan Berkarakter

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Hadiri Musda XI Golkar Asahan, Bupati Taufik Harapkan Sinergi Pembangunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Bupati Asahan Sambut Safari Anak Gaza, Serahkan Bantuan Uang Tunai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Sabulan Diusulkan Jadi Kampung Kreatif, Pemkab Samosir Bidik Pengembangan Wisata dan UMKM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Polres Simalungun Salurkan Sembako untuk 70 Warga, Tampung Keluhan soal Narkoba dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:37 WIB

ISW Adukan Dugaan Ijazah Chairuddin Lubis ke Bareskrim Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Wesly Silalahi Dukung Penguatan Literasi Ekonomi Syariah di Pematangsiantar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Bobby Nasution Tawarkan Potensi Investasi Sumut ke Jepang, Soroti SDM dan Hasil Laut Nias

Berita Terbaru