ATAPKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 218 jembatan yang dibangun pemerintah dalam waktu sekitar 2,5 bulan melalui Satuan Tugas (Satgas) Jembatan, Senin (9/3/2026). Program percepatan pembangunan jembatan tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak bersama prajurit Tentara Nasional Indonesia dan dukungan masyarakat setempat.
Dalam peresmian itu, Presiden menegaskan bahwa persoalan akses penyeberangan di sejumlah daerah telah menjadi masalah lama yang dihadapi masyarakat, terutama di wilayah terpencil.
Menurut Presiden, pemerintah kini berupaya mempercepat pembangunan jembatan penghubung agar mobilitas warga menjadi lebih aman dan mudah.
“Permasalahan penyeberangan ini sudah lama terjadi di berbagai daerah. Pemerintah hadir untuk memastikan akses masyarakat menjadi lebih baik,” ujar Presiden dalam pernyataannya.
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada prajurit TNI serta masyarakat yang terlibat langsung dalam proses pembangunan melalui semangat gotong royong.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang bekerja di lapangan serta masyarakat yang turut membantu pembangunan jembatan ini,” kata Presiden.
Presiden menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bertujuan mengatasi berbagai kesulitan yang selama ini dialami masyarakat, terutama terkait akses pendidikan dan aktivitas ekonomi.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak ingin lagi melihat anak-anak sekolah harus menyeberangi sungai tanpa jembatan demi mencapai sekolah mereka.
“Tidak boleh ada lagi anak-anak sekolah yang harus menyeberang sungai dalam kondisi basah untuk belajar,” ujar Presiden.
Selain itu, pemerintah juga ingin memastikan para petani, pedagang, dan warga dapat mengangkut hasil panen serta menjalankan aktivitas ekonomi tanpa hambatan infrastruktur.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga berdialog dengan seorang siswi bernama Yamisa Zebua yang sebelumnya sempat viral di media sosial.
Video yang berisi pesan Yamisa kepada Presiden mengenai kesulitannya menyeberangi sungai menuju sekolah sempat menarik perhatian publik.
Presiden mengaku melihat video tersebut dan menjadikannya sebagai salah satu pemicu keinginan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan jembatan di berbagai daerah.
Dalam dialog tersebut, Yamisa juga menyampaikan harapannya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat diterapkan di sekolahnya.
“Program MBG sangat dibutuhkan di sekolah kami,” kata Yamisa kepada Presiden.
Sebanyak 218 jembatan yang diresmikan pemerintah tersebut terdiri dari beberapa jenis konstruksi, yaitu:
- 59 unit jembatan Bailey
- 82 unit jembatan Armco
- 77 unit jembatan perintis atau jembatan gantung
Seluruh jembatan tersebut dibangun di berbagai wilayah Indonesia untuk memperbaiki akses transportasi masyarakat, terutama di daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan infrastruktur penyeberangan.
Pemerintah berharap pembangunan jembatan tersebut dapat mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat di daerah. (AK1)




































